Kenali 4 Tanda Bahwa Bayi Perlu Ganti Popok

·Bacaan 1 menit

Fimela.com, Jakarta Apakah Mom menggunakan popok sekali pakai untuk si kecil? Menggunakan popok sekali pakai memang lebih memudah dan praktis, namun Mom perlu menggantinya secara berkala. Umumnya para orangtua memerlukan sekitar 7-9 popok sekali pakai dalam sehari. Biasanya bayi dapat buang air kecil sekitar 20 kali dalam sehari. Nah, supaya Mom tidak bingung, berikut ini adalah beberapa tanda dan cara untuk mengetahui waktu yang tepat untuk mengganti popok si kecil.

1. Bayi Merasa Tidak Nyaman

Umumnya bayi yang baru lahir akan lebih banyak tidur, ketika si kecil tiba-tiba terbangun atau merasa tidah nyaman, Mom perlu untuk memeriksa popok si kecil. Ketika bayi buang air, ia merasa bagian dari bawah tubuhnya mungkin terasa lembab yang membuatnya merasa tidak nyaman.

2. Lihat Ekspresi Si Kecil

Ketika wajah si kecil berubah menjadi memerah dan terlihat menatap tajam kemungkinan ia buang air besar. Jangan buru-buru menggantinya terlebih dahulu ya, Mom. Tunggu si kecil selesai buang air besarnya.

3. Mencium Bau Tak Sedap

ilustrasi urutan mengganti popok bayi/Odua Images/shutterstock
ilustrasi urutan mengganti popok bayi/Odua Images/shutterstock

Sebagian bayi yidak memberikan reaksi apa pun ketika ia buang air. Dan inilah yang menjadi PR Mom, untuk selalu memeriksa apakah si kecil waktunya ganti popok. Ketika si kecil mulai mengeluarkan bau dari kotoan, sebaiknya segera cek popok si kecil.

4. Berat Badan Bayi Makin Berat

Ketika popok penuh dan waktunya untuk diganti bisa ditandai dengan beban berat pada bagian pantat bayi. Atau Mom juga bisa menyentuhnya apakah popok masih ringan atau sudah terasa tebal. Jika popok lebih tebal itu tandanya harus segera diganti.

Mengganti popok si kecil secara berkala perlu dilakukan untuk menghindari iritasi. Jaga kelembaban pantat bayi tetap stabil karena kulit bayi masih terlalu sensitif. Tetap prhatikan kesehatan dan kebersihan si kecil ya, Mom!

#ElevateWomen

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel