Kenali 4 Tanda Kecil yang Menunjukkan Pasanganmu Tidak Dewasa

·Bacaan 1 menit

Fimela.com, Jakarta Ketika orang yang menjalin hubungan denganmu tampaknya sangat mudah berubah dan tidak dewasa, kemungkinan kamu berkencan dengan seorang yang belum dewasa dan terlihat labil. Terkadang kita berkencan dengan seseorang yang terlihat dewasa namun, kenyataannya dia memiliki pemikiran yang masih seperti anak kecil. Jika dirimu adalah tipe orang berjiwa baper, kamu mungkin akan disambut dengan lebih banyak kekecewaan, kebingungan dan rasa sakit. Berikut ini adalah beberapa tanda bahwa mungkin dirimu telah berkencan dengan pasangan yang tidak dewasa.

1. Suka Memaksa

Ketika meminta persetujuan mereka akan memaksamu untuk menyetujuinnya. Kamu dianggap menyakitinya ketika tidak memberikan persetujuan seperti yang dia harapkan. Dia mengharapkanmu untuk selalu membelanya dan berpihak padanya.

2. Perselisihan Sering Terjadi

Dan tidak hanya pada masalah-masalah penting dalam hidup, tetapi bahkan yang kecil sekalipun. Kamu diharapkan untuk meminta maaf dalam setiap kasus karena, yah, karena kamu dianggap selalu salah.

3. Bertindak Sebagai Korban

Ilustrasi/copyrightshutterstock/zhang tianle
Ilustrasi/copyrightshutterstock/zhang tianle

Karena pasanganmu adalah bertindak sebagai korban, dia hanya membutuhkan perhatianmu dan dukungan tanpa batas. Dengan mudah, dia juga dapat memanfaatkan dirinya sebagai sarana untuk melepaskan kewajibannya sebagai orang dewasa yang normal.

4. Persaan Adalah Segalanya

Ketika kecenderungan untuk mengikuti perasaan secara membabi buta menyebabkan sakit hati. Dia akan mengeluh tentang perasaan yang dia alami. Kamu mungkin berpikir bahwa ini akan menjadi saat yang tepat bagi pasanganmu untuk bertanggung jawab dan belajar dari kesalahan.

Memiliki pasangan yang belum dewasa mungkin akan membuatmu lelah secara emosional. Mereka bertindak seperti anak kecil terutama saat menghadapi permasalahan.

#ElevateWomen

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel