Kenali 6 Perilaku Bayi Cerdas sejak Lahir

·Bacaan 3 menit

Fimela.com, Jakarta Siapa, sih, orangtua yang tidak bahagia jika memiliki buah hati yang sehat dan cerdas? Tentu semua orangtua akan merasa senang dan bangga jika anak mereka cerdas sejak dini.

Mengikuti masa perkembangan bayi mulai dari dalam kandungan hingga mereka lahir dan berkembang menjadi anak-anak tentunya harus dilakukan oleh semua orangtua. Berbicara mengenai kecerdasan bayi, bayi yang cerdas secara umum mengalami tahap tumbuh kembang yang optimal.

TERKAIT: 5 Fakta Viral Bayi Dijadikan Manusia Silver, Orangtua Korban Diberi Ubah Rp 20 Ribu

TERKAIT: Berbahaya bagi Bayi, Ini 3 Alasan Utama Mengapa Penggunaan Baby Walker Tidak Dianjurkan

TERKAIT: 5 Rahasia Membesarkan Bayi Cerdas Menurut Penelitian dengan Cara Menyenangkan

Tahap tumbuh kembang yang sangat menonjol sangat erat kaitannya dengan kecerdasan bayi. Tak hanya dilihat dari perkembangan secara sensorik dan motorik, kecerdasan bayi juga bisa dilihat dari perilakunya sehari-hari.

Melansir dari berbagai sumber, Fimela.com telah merangkum 6 tanda bayi yang cerdas jika dilihat dari perilakunya. Simak ulasan selengkapnya di bawah ini.

Memiliki Fokus yang Baik

Ilustrasi Bayi Sehat Credit: pexels.com/Daniel
Ilustrasi Bayi Sehat Credit: pexels.com/Daniel

Bayi membutuhkan waktu untuk menyadari apa yang terjadi di sekitarnya. Biasanya, bayi hanya akan bertahan selama beberapa menit saja dan beralih ke mainan lainnya.

Namun, pada bayi yang cerdas, bayi akan lebih cepat untuk mengenali arah datangnya suara atau melakukan kontak mata dengan yang ada di hadapannya. Mereka cenderung mampu melakukan sesuatu tanpa mudah terganggu dan tidak mudah bosan.

Dorong mereka untuk mendengarkan cerita, serta sediakan mainan seperti balok dan puzzle agar fokus mereka semakin terstimulasi.

Suka Menyendiri

Melansir dari Romper, bayi yang cerdas lebih nyaman bermain sendiri dan mampu membuat dirinya sendiri terhibur. Selain senang menyendiri, biasanya mereka juga lebih senang bermain dengan anak yang usianya lebih tua.

Hal itu sangat berguna demi stimulasi emosional dan intelektual yang sedikit lebih maju. Kamu tak perlu khawatir jika bayi lebih suka menyendiri, jangan paksa dia untuk bermain dengan orang lain jika mereka tak suka.

Namun, untuk melatih mereka bersosialisasi, dorong mereka untuk bermain bersama teman-temannya secara perlahan.

Memiliki Rasa Penasaran yang Tinggi

Ilustrasi bayi dan ibu | unsplash.com/@jonathanborba
Ilustrasi bayi dan ibu | unsplash.com/@jonathanborba

Bayi penasaran terhadap hal-hal kecil. Mereka adalah bayi yang cerdas jika mereka sangat suka mengeksplor. Ia akan bermain dengan apapun yang dilihatnya, memasukkan sesuatu ke dalam mulut, atau memberantakkan kembali semua mainan yang baru dirapikan.

Itu merupakan langkah awal mereka ketika memiliki rasa penasaran yang tinggi. Seiring bertambahnya usia, ia akan memberikan sederet pertanyaan dari yang paling sederhana hingga sulit untuk dijawab. Sebagai orangtua, kamu harus menjawabnya dengan benar, ya.

Kamu juga bisa menyediakan buku-buku yang bisa menjawab pertanyaan-pertanyaannya agar ia terdorong untuk mengetahui hal-hal lain melalui berbagai sumber.

Mampu Memecahkan Masalah

Anak akan berusaha mencari jalan keluar dengan baik dan tekun. Dengan kemampuan fokus yang ekstrem, bayi cerdas dikaruniai keterampilan memecahkan masalah yang luar biasa.

Sementara semua bayi menunjukkan keterampilan memecahkan masalah sesuai dengan milestone, seorang bayi cerdas akan menunjukkan keterampilan ini jauh lebih awal daripada teman sebayanya.

Selalu Waspada

Ilustrasi Bayi Sehat Credit: pexels.com/Christina
Ilustrasi Bayi Sehat Credit: pexels.com/Christina

Bayi yang cerdas memiliki tingkat kewaspadaan yang tinggi. Bayi cerdas juga sangat sadar akan lingkungan dan orang-orang yang mereka sayangi, dengan cepat mengenali dan terikat dengan anggota keluarga.

Umumnya, bayi membutuhkan waktu untuk menyadari apa yang terjadi di sekitarnya. Namun, pada ciri bayi pintar, bayi akan lebih cepat mampu mengenali arah datangnya suara atau melakukan kontak mata dengan yang ada di hadapannya.

Terampil Berkomunikasi

Anak-anak akan mulai mengucapkan kata pertamanya di usia satu tahun dan mulai bisa menyebutkan gabungan kata di umur 18 bulan. Bayi mulai tertarik pada bahasa jika ia suka membaca sebuah buku, atau ketika ia bisa mengucapkan gabungan beberapa kata pada usia yang lebih muda dari pada biasanya.

*Penulis: Chrisstella Efivania.

#ElevateWomen

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel