Kenali 7 Tanda Terpapar Virus Corona Baru Inggris

Rochimawati, Isra Berlian
·Bacaan 2 menit

VIVA – Ditemukannya mutasi virus corona di Inggris beberapa waktu lalu, membuat masyarakat khawatir. Hal ini lantaran penyebaran mutasi virus baru corona tersebut diketahui lebih cepat.

Varian baru virus corona bernama “VUI 202012/01” menyertakan mutasi genetik pada protein “spike” yang dapat menjadi penyebab penyebaran virus secara cepat dan mudah di antara manusia.

Artinya, varian yang telah diidentifikasi di tenggara Inggris memiliki 17 mutasi yang memengaruhi bentuk virus, termasuk protein lonjakan yang memberi nama keluarga virus corona.

Meskipun tidak ada yang dikonfirmasi lebih lanjut, para ilmuwan telah menyarankan bahwa strain baru ini bisa menjadi alasan di balik penyebaran virus yang lebih cepat. Kekhawatiran juga muncul terkait dengan efektivitas vaksin yang diprogramkan oleh pemerintah Inggris.

lmuwan dan peneliti medis terus bekerja untuk menetapkan sumber varian baru, namun belum ada yang dikonfirmasi hingga saat ini. Konon, selain gejala paling umum yang disorot oleh National Health Service (NHS), ada 7 gejala lain telah dikaitkan dengan strain mutan.

Dilansir dari laman Times of India, selain tiga gejala COVID-19 yang paling umum seperti demam, batuk kering, dan hilangnya indera penciuman dan perasa, 7 gejala lain telah dikaitkan dengan strain baru virus corona. Berikut adalah tanda-tanda yang harus Anda waspadai.

- Kelelahan

- Kehilangan selera makan

- Sakit kepala

- Diare

- Kebingungan mental

- Nyeri otot

- Ruam kulit.

"Jika Anda mengembangkan gejala apa pun yang mungkin merupakan COVID-19, jangan ambil risiko. Anda dan keluarga harus segera diisolasi dan idealnya mendapatkan tes sesegera mungkin," kata Menurut peneliti King's College.

Sementara Inggris telah memberlakukan penguncian Tier 4 di banyak daerah yang terkena dampak, negara lain telah menutup perbatasan untuk menahan penyebaran virus.

Namun, pada tingkat individu, penting bagi kita untuk mengisolasi diri kita sendiri, jika dan ketika kita bertemu dengan orang yang terinfeksi. Selain itu, pedoman dan tindakan pencegahan harus diikuti setiap saat. Mulai dari menggunakan masker, menjaga jarak dan menjauhi kerumunan serta mencuci tangan.

Seperti diketahui, jumlah kasus COVID-19 saat ini masih tinggi. Untuk itu, cara yang paling efektif dilakukan untuk mencegah penularan yaitu dengan mematuhi protokol kesehatan dan selalu melakukan 3M: Memakai Masker, Menjaga Jarak dan jauhi kerumunan serta Mencuci Tangan Pakai Sabun.

#ingatpesanibu
#satgascovid19
#pakaimasker
#cucitanganpakaisabun
#jagajarak