Kenali Bahaya Mengonsumsi Mie Instan yang Berlebihan

·Bacaan 1 menit

Fimela.com, Jakarta Siapa nih yang tidak suka mie instan? Mayoritas orang Indonesia mengonsumsi mie instan untuk makanan sehari-hari. Mie instan banyak disukai karena harganya terjangkau dan bisa sebagai pengganti makanan utama. Selain itu, cara membuatnya mudah dan tidak perlu waktu lama.

Namun, mengonsumsi mie instan secara berlebihan dapat berdampak buruk pada tubuh. Selain itu, mie instan juga berbahaya bagi tubuh perempuan. Apa saja bahaya mengonsumsi mie instan bagi perempuan? Simak Infonya dibawah ini!

1. Menggangu jadwal menstruasi

Terlalu sering mengonsumi mie instan berdampak buruk bagi siklus menstruasi perempuan. Dikarenakan mie instan mengandung sodium yang menyebabkan jadwal menstruasi menjadi terganggu. Selain itu, hormon yang terganggu karena disebabkan terlalu sering mengonsumsi mie instan dapat juga memicu menculnya jerawat pada wajah.

2. Bahaya Keguguran

bahaya keguguran/ copyright shutterstock
bahaya keguguran/ copyright shutterstock

Jika kamu sedang hamil, sangat tidak dianjurkan untuk mengonsumsi mie instan. Mie instan mengandung bahan pengawet yang dapat mempengaruhi perkembangan tumbuh kembang janin sehingga kemungkinan bisa menyebabkan bayi lahir dengan kelainan seperti autis.

3. Menyebabkan Kemandulan

Efek terlalu sering mengonsumsi mie instan ternyata dapat menyebabkan kemandulan. Karena bumbu penyedap pada mie instan mengandung zat pengawet berbahaya yang dapat merusak produksi hormone yang baik untuk kesuburan perempuan. Sodium yang ada pada bumbu penyedap mie instan membuat terganggunya keseimbangan produk hormon, membuat menstruasi menjadi tidak teratur dan menyebabkan kemandulan.

Itulah bahaya mengonsumsi mie instan bagi perempuan. Sebaiknya konsumsilah mie instan 1 bulan sekali demi menjaga kesehatan tubuhmu. Oleh karena itu, jangan terlalu berlebihan dalam mengonsumsi mie instan yaa sahabat fimela!

Ditulis: Adjeng Dwi Fitriani

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel