Kenali Masalah Motor Lewat Kedipan

Yunisa Herawati
·Bacaan 2 menit

VIVA – Teknologi sepeda motor saat ini semakin berkembang. Salah satu yang disematkan oleh pabrikan yaitu Programed Fuel Injection atau biasa disebut PGM-FI.

Kegunaan dari teknologi tersebut yakni mampu mendeteksi permasalahan yang terjadi pada kuda besi. Hasilnya disampaikan lewat malfunction indicator lamp atau MIL yang letaknya di speedometer motor.

Sederhananya, permasalahan tunggangan bisa dideteksi lewat kedipan motor. Berdasar keterangan resmi Astra Honda Motor, Jumat 9 April 2021, pada kondisi normal, ketika kunci kontak dalam posisi ON maka MIL akan menyala sekitar dua detik kemudian mati dan motor siap dinyalakan.

Kedipan di motor pun terdapat dua jenis, yakni kedipan cepat yang berlangsung selama 0,3 detik dan kedipan panjang yang berlangsung selama 1,3 detik. Dalam mendeteksi kedipan MIL tersebut, untuk satu kedipan panjang akan dihitung sama seperti 10 kedipan cepat. Lalu untuk satu kedipan cepat akan dihitung satu.

Berikut indikator permasalahan motor berdasarkan jumlah kedipan:

Satu kedipan. Hal ini menunjukkan potensi gangguan pada area sistem sensor yang mendeteksi tingkat kevakuman pada intake manifold. Bila tidak diatasi, akan mengganggu performa mesin.

Tujuh kedipan, bisa jadi tanda terganggunya area sistem sensor temperatur mesin. Akibatnya, membuat mesin agak susah dihidupkan pada saat mesin kondisi dingin.

Delapan kedipan. Menunjukkan potensi gangguan pada area sistem sensor throttle position, bila dibiarkan maka mesin akan mudah mati dan akselerasi pun tidak maksimal.

Sembilan kedipan. Tanda ini menunjukkan adanya potensi gangguan pada area sistem sensor intake air temperature. Akibat yang ditimbulkan performa mesin tidak maksimal, mudah mati, emisi gas buang yang dihasilkan pun tidak bagus.

11 kedipan, adanya gangguan pada area sistem sensor kecepatan sehingga indikator speedometer tidak berfungsi atau bila telah menggunakan fitur idling stop system tidak akan berfungsi.

12 Kedipan. Ada potensi gangguan pada area sistem injector sehingga sepeda motor tidak bisa dinyalakan.

21 kedipan, jadi kode potensi gangguan pada area sistem oksigen sensor. Akibatnya mesin sulit dihidupkan dan terdapat suara letupan pada knalpot.

29 kedipan. Ada masalah pada area sistem intake air control valve yang membuat putaran stationer tidak stabil, mesin sulit dihidupkan dan boros bahan bakar.

33 kedipan. Motor susah dihidupkan karena adanya gangguan pada area sistem engine control module yang merupakan sumber dari seluruh pengaturan sistem PGM-FI.

52 kedipan. Hal ini menunjukan potensi gangguan pada area sistem sensor crankshaft position sehingga sepeda motor tidak dapat dihidupkan.

Jika motor mengalami 54 kedipan, bisa jadi adanya gangguan area sistem sensor bank angle. Yang fungsinya untuk mematikan mesin ketika sepeda motor terjatuh atau mengalami kemiringan hingga 60 derajat dengan toleransi +5 derajat, dalam waktu 5 detik. Namun sepeda motor tetap bisa di hidupkan kembali dengan mematikan kunci kontak terlebih dahulu kemudian dihidupkan kembali.

67 kedipan. Pada motor Honda menunjukan potensi gangguan pada sistem Honda Selectable Torque Control terkait putaran roda depan dan belakang yang dibaca oleh ECM. Sensor ini bekerja ketika sepeda motor dalam kondisi diam dengan standar tengah, kemudian dinyalakan dan tuas gas dibuka selama 20 detik, maka bila terdeteksi masalah, MIL pun akan berkedip.