Kenali Plafon KPR, Faktor, dan Tips Memilihnya

·Bacaan 8 menit
Kenali Plafon KPR, Faktor, dan Tips Memilihnya
Kenali Plafon KPR, Faktor, dan Tips Memilihnya

RumahCom – Pada umumnya, istilah plafon di bidang keuangan sering digunakan untuk merujuk kepada tingkat atau batas maksimum yang diizinkan dalam transaksi keuangan. Istilah ini dapat diterapkan pada berbagai faktor, seperti suku bunga, saldo pinjaman KPR, periode amortisasi, dan harga beli. Sedangkan pengertian plafon KPR seperti dilansir Investopedia, sering digunakan untuk mengendalikan risiko dengan memberlakukan batas atas ukuran atau biaya yang dimungkinkan untuk transaksi tertentu. Plafon KPR ditetapkan untuk mengendalikan resiko gagal bayar oleh debitur.

Sebetulnya ada banyak jenis plafon yang digunakan di pasar keuangan modern. Contoh umumnya adalah dengan memberlakukan batas atas pada tarif sewa yang dapat dibebankan tuan tanah kepada penyewa mereka. Contoh umum lainnya termasuk batas atas yang dikenakan oleh bank pada ukuran atau frekuensi transfer dana elektronik, tingkat bunga maksimum yang diizinkan menurut undang-undang untuk pinjaman konsumen, atau harga tertinggi yang diizinkan untuk utilitas yang diatur.

Produk kredit dengan suku bunga variabel seringkali juga menyertakan plafon suku bunga dalam ketentuan pinjaman mereka. Berdasarkan ketentuan ini, suku bunga KPR diperbolehkan naik sepanjang masa pinjaman, tetapi hanya sampai tingkat maksimum yang telah ditentukan. Demikian pula, perjanjian ini juga dapat berisi tingkat bunga minimum untuk melindungi pemberi pinjaman dari penurunan pendapatan bunga yang tidak terkendali.

Dalam situasi tertentu, debitur perorangan mungkin juga menghadapi batasan jumlah uang yang dapat mereka pinjam. Salah satu contohnya adalah plafon KPR yang telah mengatur besarnya pinjaman untuk membeli rumah. Nah, dari sekian banyak istilah plafon, secara spesifik ulasan soal plafon KPR akan dibahas pada artikel di bawah ini.

  1. Apa Itu Plafon KPR?

  2. Faktor Penentu Plafon KPR

    1. Penghasilan

    2. NPWP

    3. Rekening Bank

    4. Kartu Kredit dan Skor Kredit

  3. Plafon Kredit Bank di Indonesia

  4. Tips Memilih dan Menentukan Plafon Kredit KPR

Apa itu KPR? Pahami Syarat dan Jenisnya Di Sini
Apa itu KPR? Pahami Syarat dan Jenisnya Di Sini

Mengajukan KPR Dan Mengatur Cicilan

Apa itu KPR? Pahami Syarat dan Jenisnya Di Sini

1. Apa Itu Plafon KPR?

Plafon KPR adalah besarnya pembiayaan (nilai kredit) yang diberikan oleh perusahaan pembiayaan misalnya oleh bank. Sumber: Unsplash - Van Tay Media
Plafon KPR adalah besarnya pembiayaan (nilai kredit) yang diberikan oleh perusahaan pembiayaan misalnya oleh bank. Sumber: Unsplash - Van Tay Media

Plafon KPR adalah besarnya pembiayaan (nilai kredit) yang diberikan oleh perusahaan pembiayaan misalnya oleh bank. Sumber: Unsplash - Van Tay Media

Apa itu plafon KPR? Plafon KPR adalah besarnya pembiayaan (nilai kredit) yang diberikan oleh perusahaan pembiayaan misalnya oleh bank. Definisi tersebut mengacu kepada kamus pembiayaan yang diterbitkan oleh Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR). Sementara itu, dalam Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI), plafon kredit adalah batas tertinggi (biaya, kredit dan sebagainya) yang disediakan.

Istilah plafon kredit ini yang kemudian juga ditemukan dalam sistem Kredit Pemilikan Rumah (KPR) yang berarti jumlah pinjaman yang diberikan oleh bank kepada nasabah. Jika dihitung besarannya plafon KPR menjadi harga rumah dikurangi jumlah uang muka yang Anda bayarkan kepada bank. Sehingga uang muka akan sangat mempengaruhi jumlah plafon pinjaman yang Anda ajukan yang pada akhirnya akan mempengaruhi cicilan angsuran pinjaman rumah setiap bulan.

Singkatnya, plafon kredit merupakan hutang Anda ke bank. Dalam kalkulator KPR, nilai plafon pinjaman menjadi faktor utama yang harus Anda input. Misalnya, Anda ingin membeli rumah dengan harga Rp500 juta melalui KPR dengan tenor selama 15 tahun. Jika uang muka yang diperlukan dalam pemberian rumah adalah 30 persen, berarti untuk DP yang harus diserahkan adalah Rp150 juta. Jadi, plafon kredit yang Anda peroleh dari Bank nantinya adalah Rp350 juta.

2. Faktor Penentu Plafon KPR

Besaran plafon KPR untuk setiap orang juga berbeda-beda tergantung sejumlah faktor. Sumber: Pixabay - Delphin Media
Besaran plafon KPR untuk setiap orang juga berbeda-beda tergantung sejumlah faktor. Sumber: Pixabay - Delphin Media

Besaran plafon KPR untuk setiap orang juga berbeda-beda tergantung sejumlah faktor. Sumber: Pixabay - Delphin Media

KPR memang bisa menjadi salah satu solusi pembiayaan perumahan Anda. Pasalnya, dengan mahalnya harga rumah saat ini, Anda pun tetap bisa membeli rumah dengan cara menyicil lewat KPR. Saat ini juga tidak sedikit bank yang ikut menawarkan fasilitas KPR dengan bunga kompetitif, dan promo yang menarik. Besaran plafon KPR untuk setiap orang juga berbeda-beda, lho!

Ada beberapa hal yang menjadi pertimbangan oleh pihak bank untuk menentukan besaran plafon KPR. Apa saja yang jadi pertimbangan? Yuk, simak ulasannya sebagai berikut:

1. Penghasilan

Penghasilan atau pendapatan Anda setiap bulan sudah pasti akan menjadi tolak ukur bank untuk memberikan atau menyetujui pengajuan plafon KPR atau tidak. Setiap bank memiliki standarisasi berbeda untuk nasabah yang bisa diberikan plafon KPR. Namun, rata-rata bank menerapkan gaji minimal sebesar Rp3 juta per bulan untuk minimal penghasilan nasabah.

Untuk kalangan pengusaha, hal penting yang terkait dengan penghasilan pastinya merupakan laporan keuangan. Bentuknya bisa apa saja, mulai dari slip rekening tiga bulan terakhir atau buku laporan keuangan sederhana yang bisa bank gunakan sebagai acuan untuk mengecek keuangan pribadi Anda.

2. NPWP

Selain penghasilan, NPWP juga menjadi acuan bagi bank untuk memberikan KTA. Tetapi, banyak nasabah yang masih meremehkan kelengkapan dokumen ini. Tanpa mengajukan dokumen NPWP, banyak pengajuan KTA yang pada akhirnya ditolak. NPWP sangat bermanfaat dan berguna untuk bank karena dapat melihat histori pembayaran pajak Anda selama ini. Nah, rekam jejak itu dapat berguna untuk menentukan nilai plafon KPR yang bisa Anda terima dari bank.

3. Rekening Bank

Bank juga biasanya mewajibkan Anda sebagai calon nasabah untuk menyertakan buku tabungan. Pastikan Anda mengisi data pengajuan yang sesuai dengan data yang ada di dalam buku tabungan.

Tip Rumah

Istilah plafon dalam sistem Kredit Pemilikan Rumah (KPR) berarti jumlah pinjaman yang diberikan oleh bank kepada nasabah. Jika dihitung besarannya, plafon KPR menjadi harga rumah dikurangi jumlah uang muka yang Anda bayarkan kepada bank.

4. Kartu Kredit dan Skor Kredit

Dalam setahun pihak bank akan mengecek apakah pola penggunaan kartu kredit Anda. Jika Anda masih sering menunggak pembayaran kartu kredit, jangan harap pengajuan plafon KPR Anda dapat berjalan dengan mulus. Jangan lupa untuk selalu membayar tagihan kartu kredit setiap bulan sebelum jatuh tempo. Limit kartu kredit yang digunakan juga lebih baik dimanfaatkan dengan optimal, jangan sampai overlimit. Hal ini ternyata dapat mempengaruhi penilaian besaran plafon KPR yang akan diberikan.

Sementara untuk skor kredit, Pihak bank juga akan mengecek skor kredit dan SLIK OJK Anda sebelum memproses pengajuan plafon KPR. Sistem Layanan Informasi Keuangan atau SLIK OJK merupakan sistem informasi yang pengelolaannya di bawah tanggung jawab OJK yang berisi informasi keuangan debitur. Riwayat kredit ini akan dinilai berdasarkan performa pembayaran. Jika Anda pernah menunggak suatu cicilan, bisa jadi skor kredit jadi buruk. Jika skor kredit jelek, Anda akan kesulitan melakukan pinjaman KPR atau tetap diterima namun dengan limit atau plafon pinjaman yang jauh lebih kecil.

Itulah faktor penentu plafon kpr yang bisa Anda pahami. Jika Anda ingin mencari rumah di Tangerang di bawah Rp700 jutaan, pilihlah plafon yang sesuai dengan harga beli rumah.

5. Plafon Kredit Bank di Indonesia

Jumlah plafon KPR yang diberikan oleh bank kepada masing-masing nasabahnya jelas berbeda satu sama lain. Sumber: Pexels - Mikhail Nilov
Jumlah plafon KPR yang diberikan oleh bank kepada masing-masing nasabahnya jelas berbeda satu sama lain. Sumber: Pexels - Mikhail Nilov

Jumlah plafon KPR yang diberikan oleh bank kepada masing-masing nasabahnya jelas berbeda satu sama lain. Sumber: Pexels - Mikhail Nilov

Jumlah plafon KPR yang diberikan oleh bank kepada masing-masing nasabahnya jelas berbeda satu sama lain. Semuanya tergantung dari kebutuhan, bank pemberi pinjaman dan riwayat kredit nasabah sendiri. Namun, ada juga produk KPR yang tidak membatasi jumlah plafon kredit seperti KPR Platinum dari Bank BTN. Namun, untuk diketahui plafon kredit juga ditentukan berdasarkan produk KPR yang dipilih, ya!

Sebagai gambaran, berikut ini beberapa jumlah plafon kredit KPR yang berlaku di berbagai bank:

Bank

Plafon

BCA

Plafon KPR BCA: berkisar Rp250 juta hingga Rp5 miliar dengan jangka waktu antara 1 tahun hingga 20 tahun.

BNI

Plafon KPR BNI berkisar Rp100 juta hingga Rp5 miliar dengan jangka waktu hingga 25 tahun.

Mandiri

Plafon KPR Mandiri, maksimal sampai Rp15 Miliar dengan jangka waktu hingga 20 tahun.

BTN

Plafon KPR BTN: berkisar Rp250 juta hingga Rp1,5 miliar dengan jangka waktu hingga 25 tahun.

6. Tips Memilih dan Menentukan Plafon Kredit KPR

Berikut ini tips untuk memilih pinjaman dan plafon KPR yang tepat. Sumber: Pexels - Mikhail Nilov
Berikut ini tips untuk memilih pinjaman dan plafon KPR yang tepat. Sumber: Pexels - Mikhail Nilov

Berikut ini tips untuk memilih pinjaman dan plafon KPR yang tepat. Sumber: Pexels - Mikhail Nilov

Kalau saja memilih dan mengajukan plafon KPR sama menyenangkannya dengan berbelanja sepatu atau smartphone, bahkan TV layar lebar. Tentunya memburu barang murah dan dapat menghemat sejumlah uang layak dilakukan dalam satu hari. Tapi sayangnya waktu dan usaha yang diperlukan untuk membeli KPR tak akan semudah dan menyenangkan ketika Anda berbelanja hal-hal di atas. sakit. Berikut ini tips untuk memilih pinjaman dan plafon KPR yang tepat seperti yang dilansir dari Nerdwallet.

  • Cari tahu berapa banyak yang Anda mampu

Karena ini adalah pembelian dengan nominal yang besar, Anda harus dapat menentukan apakah nilainya dalam jangkauan finansial Anda. Kalkulator KPR dari Rumah.com dapat membantu Anda menentukan kemampuan membayar Anda dan besaran plafon KPR yang mesti diajukan. Jika Anda memiliki skor kredit yang layak, pemberi pinjaman kemungkinan akan lebih optimis untuk menyetujui plafon KPR. Kewajiban mereka adalah memberikan pinjaman dan Anda harus membayarnya kembali. Jadi sisakan sedikit ruang dalam anggaran Anda untuk tetap berkebutuhan sehari-hari.

  • Tetapkan biaya di muka

Pemberi pinjaman tidak hanya ingin Anda memenuhi syarat untuk mendapatkan pinjaman besar, mereka juga ingin Anda memiliki sejumlah uang di bank untuk uang muka dan daftar biaya penutupan yang panjang. Jumlah uang muka yang ingin Anda ajukan sebaiknya semampu yang bisa Anda lakukan. Dengan uang muka yang kecil, Anda bisa mendapatkan plafon yang KPR yang lebih besar besar dan rumah yang nilainya lebih rendah dari utang Anda

  • Pertimbangkan tenor KPR

Berapa jangka waktu KPR yang tepat? KPR jangka panjang misalnya 25 tahun tentunya memerlukan komitmen tinggi. Tetapi ada juga KPR dengan tenor 10 dan 15 tahun. Jika anggaran Anda memungkinkan pembayaran yang lebih besar dari pinjaman jangka pendek, Anda akan memperoleh manfaat. Pertama pengurangan yang signifikan dalam total biaya bunga selama masa KPR dan tingkat suku bunga KPR yang lebih baik.

  • Pilih jenis KPR yang tepat

Pastikan Anda memilih jenis KPR yang cocok dengan kebutuhan Anda. KPR konvensional tampaknya lebih disukai oleh bank.

  • Mengajukan KPR ke sejumlah bank

Anda sebaiknya melihat dan membandingkan lebih dari satu bank yang menawarkan program KPR. Anda bisa berhemat besar dengan tingkat suku bunga dan plafon KPR terbaik.

Bagi pencari rumah pasti sering mendengar istilah KPR. Namun masih banyak yang belum mengetahui apa itu KPR. Untuk itu simak pembahasannya di video ini.

Temukan lebih banyak pilihan rumah terlengkap di Daftar Properti dan Panduan Referensi seputar properti dari Rumah.com.

Hanya Rumah.com yang percaya Anda semua bisa punya rumah

Temukan jawab seputar properti dari ahlinya
Temukan jawab seputar properti dari ahlinya

Tanya Rumah

Temukan jawab seputar properti dari ahlinya

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel