Kenali Tipe Sariawan, Ada yang Bikin Berat Badan Turun

Rochimawati, Isra Berlian
·Bacaan 2 menit

VIVA – Apthe atau umum dikenal masyarakat sebagai sariawan merupakan sebuah luka di rongga mulut yang berbentuk membulat. Kondisi sariawan sendiri bisa menyebabkan rasa mengganggu, saat berbicara atau makan.

Lalu apa yang menyebabkan apthe terjadi? Spesialis penyakit mulut, drg. Rusmawati Ruslan, Sp.PM menjelaskan hingga saat ini, penyebab sariawan sendiri tidak diketahui secara pasti. Namun, sariawan dapat dipicu oleh beberapa faktor, salah satunya yang umum adalah karena trauma mekanis.

"Yang sering terjadi trauma mekanis pada orang yang menggunakan gigi palsu, lama bulan atau tahunan yang menyebabkan luka di mulut membentuk masa jaringan fibro," kata dia dalam virtual conference, Jumat 13 November 2020.

Selain itu, kata dia faktor pemicu sariawan adalah trauma kimiawi seperti penggunaan kimiawi hydrohen perixode, phenol, aspirin. Hingga trauma karena penggunaan bahan tambalan gigi sementara yang bocor yang terkena gusi yang akhirnya muncul sariawan. Selain itu, kata dia juga bisa dipicu karena trauma thermal.

"Trauma thermal misalnya makan pizza keju yang panas akhirnya burn di langit-langit atau lidah," kata dia.

Selain itu juga bisa lantaran manifestsi dari stres. Dimana seseorang ketika yang memiliki kebiasaan menggigit bibir karena merasa nervous. Sehingga akhirnya menimbulkan luka di area tersebut.

Di sisi lain, Rusmawati juga menjelaskan bahwa ada tiga jenis ulcer yang bisa menjadi acuan untuk mengetahui apakah sariawan yang kamu alami berbahaya atau tidak.

Tipe minor

Tipe ini sering paling terjadi, umumnya apthe memiliki diameter kurang dari 1cm yang terletak di pipi, bibir, dasar mulut. Untuk tipe ini biasanya sembuh sendiri dalam kurun waktu 10 hingga 14 hari tanpa menimbulkan jarut parut.

Tipe mayor

Umumnya apthe memiliki diamaternya lebih dari 1 cm yang terletak di pipi, bibir, dasar mulut dan lidah.

"Namun bahkan ada yang sampai 3cm tapi ini bukan kegawatan. Paling sering menyebabkan berat badan turun karena kesulitan makan karena rasa nyeri apalagi jika lokasinya berada di sudut bibir," kata dia.

Selain itu kata dia, umumnya penyembuhan sariawan juga akan lama terutama ketika letak sariawan berada di sudut bibir.

"Otomatis sariawan kegigit lagi ketika makan atau kena panas jadi. Lukanya makin lama proses penyembuhannya," ujar dia.

Tipe Herpeiform

Tipe memiliki ukuran yang kecil-kecil namun dalam jumlah banyak dengan ukuran 2-3 mm.

"Karena namanya, tapi bukan berarti karena disebabkan oleh herpes. Dan Tidak diawali luka yang melenting (vesikel)," kata dia.

Untuk pengobatannya sendiri, kata dia tidak ada obat khusus. Namun bisa diobati sesuai dengan faktor pemicunya.

"Karena trauma letak posisi gigi salah dibetulkan. Tidak ada obat yang harus lakukan tapi yang penting tau faktor penyebabnya akan ulang kambuh," tuturnya.