Kenali Tujuh Gejala COVID-19 yang Berbeda dari Biasanya

Rochimawati
·Bacaan 2 menit

VIVA – Dengan lonjakan mutasi virus corona yang berbeda dan daftar gejala COVID-19 yang terus berkembang, menjadi semakin penting untuk tetap waspada dan menyadari tidak hanya gejala SARs-COV-2 yang parah tetapi ringan dan tidak biasa.

Meski begitu, laporan terbaru sekali lagi menunjukkan tujuh gejala baru COVID-19 yang berbeda dari tiga gejala paling umum, mulai dari demam, batuk kering hingga hilangnya indra penciuman dan perasa.

Sejak wabah virus korona baru, tiga gejala paling umum dan klasik dari COVID-19 menurut Layanan Kesehatan Nasional Inggris (NHS) adalah demam, batuk terus-menerus, dan hilangnya atau perubahan pada indra penciuman atau perasa Anda.

Selain itu, ketiga gejala ini juga bisa menjadi beberapa gejala awal COVID-19. Menurut aplikasi Studi Gejala COVID-19, suhu tubuh Anda dapat membantu mengetahui apakah terkena virus atau tidak. Sesuai aplikasi Study, jika suhu tubuh Anda lebih panas dari suhu tubuh biasanya, itu bisa menjadi tanda COVID-19.

Meskipun orang-orang sudah mengetahui gejala paling umum dari COVID-19, para ahli menyarankan pandangan yang lebih luas tentang spektrum penyakit yang disebabkan oleh penyakit mematikan tersebut. Fokus terbatas hanya pada gejala klasik menimbulkan risiko penyebaran yang besar dan lebih berbahaya bagi kesehatan mereka yang paling rentan.

Meskipun demikian, pejabat kesehatan setempat di Warrington, Cheshire, Inggris Raya, telah membuat daftar tujuh gejala COVID-19 yang baru, seperti dilansir dari Times of India.

- Sakit tenggorokan

- Nyeri otot dan nyeri sendi

- Diare

- Konjungtivitis

- Sakit kepala

- Ruam kulit

- Perubahan warna pada jari tangan atau kaki

Menurut Thara Raj, direktur kesehatan masyarakat Warrington, "Ada beberapa kasus di mana orang yang dites positif virus Corona di Warrington memiliki gejala yang sangat ringan, atau gejala yang berbeda dari tiga gejala klasik."

"Orang-orang ini, yang mendapat tes segera setelah mereka mulai merasa tidak enak badan, membantu kami menghentikan penyebaran virus di sekitar Warrington," tambahnya.

Walaupun gejala COVID-19 mirip dengan gejala flu biasa atau alergi lainnya, Anda harus menjalani tes segera setelah Anda mendapatkan tanda-tanda virus mematikan itu. Sampai Anda mendapatkan hasil tes, Anda harus tetap dalam isolasi, untuk menahan penyebaran virus.

Sampai dan kecuali Anda menerima hasil tes Anda, jangan izinkan pengunjung mana pun dan hindari pertemuan publik. Jika Anda positif COVID dan mengalami gejala ringan, Anda dapat mengobatinya di rumah. Dalam kasus suhu tinggi, ingatlah untuk minum banyak cairan dan banyak istirahat.

Jika gejalanya bertambah parah dan Anda mengalami komplikasi kesehatan yang parah, segera dapatkan bantuan medis dan segera kunjungi rumah sakit.

Pencegahan

Mencegah lebih baik daripada mengobati dan karenanya benar dan relevan, mengingat COVID-19 hanya dapat diatasi dengan mengambil semua tindakan pencegahan.

Pertahankan jarak sosial dan kenakan topeng Anda di acara publik dan tempat keramaian. Cuci tangan Anda secara teratur dan desinfeksi permukaan yang sering disentuh untuk membatasi penyebaran virus.

Ingat, saat ini jumlah kasus COVID-19 di Indonesia masih tinggi. Untuk itu jangan lupa tetap patuhi protokol kesehatan dan lakukan 3M: Memakai Masker, Menjaga Jarak dan Jauhi Kerumunan serta Mencuci Tangan Pakai Sabun,

#pakaimasker
#jagajarak
#cucitangan
#satgascovid19
#ingatpesanibu