Kenang Hari-hari Terakhir Eril, Kang Emil: Niat Belajar & Bertemu Guru Baik Hati

Merdeka.com - Merdeka.com - Kamis (26/5) menjadi hari paling diingat Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil. Bak disambar petir di siang bolong. Kang Emil begitu sapaan akrabnya, mendapatkan kabar sang buah hati, Emmeril Kahn Mumtadz hilang di Sungai Aare, Bern, Swiss.

Kabar itu ia terima ketika tengah menunaikan tugas negara di bumi belahan Inggris. Beredar video yang memperlihatkan reaksi pertama Kang Emil saat menerima kabar.

Nyatanya, ia tetap menunaikan, merampungkan tugas negara serta sesekali bibirnya tersenyum, merespons lawan bicaranya, menutupi kekalutan seorang ayah yang khawatir akan keberadaan buah hatinya.

Selesai agenda di Inggris, Ridwan Kamil langsung menempuh 1.249 Km perjalanan menuju Bern, Swiss. Tak banyak kata terucap, hanya lantunan doa yang terus dipanjatkan. Berharap yang terbaik bagi putra sulung tercinta.

Ridwan Kamil ikut memantau bahkan turut melakukan pencarian mandiri, menyusuri panjangnya Sungai Aare. Insiden yang menimpa Eril begitu menyedot perhatian khalayak.

Sosok Eril yang dikenal sebagai pemuda baik hati, tidak neko-neko meski ayahnya seorang yang mempunyai kuasa tak lantas membuat dadanya membusung.

Eril tetap membumi, sederhana. Begitulah keseharian yang diungkap kerabat dekatnya. Optimis Eril masih bisa ditemukan, akhirnya Pemprov Jawa Barat (Jabar) melalui Sekda berinisiatif mengajukan perpanjangan cuti Ridwan Kamil ke Kemendagri.

Semangatnya, apalagi kalau bukan agar Kang Emil fokus akan musibah yang tengah dihadapi.

Hari demi hari berlalu tanpa membuahkan hasil. Sungai Aare masih saja mendekap erat Eril seakan ia pun tidak mau menjauh dari sosok pemuda baik hati itu.

Akhirnya 2 Juni 2022, Ridwan Kamil beserta keluarga memutuskan pulang ke Tanah Air. Sementara, pencarian Eril masih dilanjutkan. Saat itu, Elpi Nazmuzzaman, adik kandung Ridwan Kamil berganti posisi. Ia yang berangkat ke Swiss sebagai perwakilan keluarga.

Eril Ditemukan

Setelah 14 hari atau 2 pekan masa pencarian, akhirnya Eril ditemukan. Walau dalam keadaan sudah tidak bernyawa. Setidaknya, Sungai Aare sudah merelakan Eril, melepaskan dekapannya yang selama ini begitu kuat hingga sulit ditemukan.

Duta Besar RI untuk Swiss Muliaman Hadad mengungkap kronologi penemuan jenazah Eril. Jenazah Eril ditemukan pada Rabu (8/6) pagi sekitar pukul 6.50 waktu setempat.

Eril ditemukan di cekungan Bendungan Engehalde yang berjarak 5 km dari lokasi pertama kali hilang.

Rupanya, Eril ditemukan oleh Geraldine Beldi yang merupakan seorang Guru SD setempat. Sosok Beldi diungkap oleh Ridwan Kamil.

"Geraldine Beldi namanya. Seorang guru SD yang menemukan jenazah Eril di Sungai Aare, saat ia sedang berjalan pagi menuju tempatnya mengajar," kata Ridwan dalam akun Instagramnya, Jumat (10/6)

"Ia langsung menelpon polisi dan akhirnya jenazah Eril bisa ditemukan dan diselamatkan dengan baik," tambah dia.

Kang Emil langsung meminta timnya di Bern untuk menemukan guru tersebut. Karena dia ingin mengucapkan terima kasih.

"Mohon Carikan ibu guru itu, itu arahan saya ke tim di Bern. Saya berkewajiban menghaturkan terima kasih, sebelum pulang ke tanah air,” ujar dia.

"Alhamdulillah, menunggu selesai ia mengajar, jam 11 tadi kami bertemu dan saya haturkan rasa terima kasih saya," jelas Kang Emil.

Sementara itu, Kang Emil mengungkapkan perbincangannya dengan Geraldine Beldi yang mengatakan warga Bern mengetahui terkait hilangnya Eril.

"Kami warga Kota Bern, tahu semua tentang berita Eril. Jadi saya pun tiap jalan kaki, selalu melihat ke arah sungai Aare. Dan ternyata saya yang menemukannya. Turut berduka cita ya Pak," kira-kira begitu perbincangannya.

"Eril ke sini niatnya mau belajar, akhirnya takdirnya ditemukan oleh seorang guru pengajar yang baik hati dan sederhana," tutup Kang Emil. [ded]

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel