Kenapa Orang Jepang Duduk di Lantai Saat Makan? Ini Penjelasannya

·Bacaan 2 menit

Liputan6.com, Tokyo - Duduk santai di meja makan mungkin terasa sangat nyaman, namun belum tentu itu yang terbaik untuk kesehatan. Sebagian besar orang menghabiskan banyak waktu untuk duduk di tempat kerja, dan pulang sambil duduk di dalam mobil atau di angkutan umum hanya untuk menemukan dirinya duduk lagi untuk makan malam.

Tetapi sebagian besar keluarga Jepang makan sambil duduk di lantai, dan kemungkinan besar Anda tidak akan menemukan kursi, bahkan di restoran bintang 5 di Jepang.

Dilansir dari Bright Side, orang-orang di Jepang umumnya makan sambil duduk di lantai, dan ini bukan hanya karena rumah di Jepang biasanya sangat kecil. Faktanya, kebiasaan ini memiliki begitu banyak manfaat kesehatan dan postur tubuh sehingga Anda mungkin ingin mencobanya.

Berikut alasan mengapa orang Jepang duduk di lantai untuk makan.

**Ibadah Ramadan makin khusyuk dengan ayat-ayat ini.

Membantu Pencernaan

Ilustrasi Sakit Perut Credit: pexels.com/pixabay
Ilustrasi Sakit Perut Credit: pexels.com/pixabay

Saat duduk di lantai dengan menyilangkan kaki dan makan, itu seperti melakukan yoga pada saat yang bersamaan. Posisi bersila ini disebut pose "santai", atau sukhasana, dan diyakini dapat meningkatkan aliran darah ke perut, membantu Anda mencerna makanan dengan mudah dan mendapatkan vitamin dan nutrisi terbanyak.

Saat Anda membungkuk untuk mengambil makanan dari piring Anda dan kemudian kembali ke posisi awal untuk menelannya, Anda memperkuat otot-otot di perut Anda, yang pada gilirannya dapat mencegah kembung.

Bantu Menurunkan Berat Badan

Ilustrasi berat badan dan diet | unsplash.com/@yunmai
Ilustrasi berat badan dan diet | unsplash.com/@yunmai

Duduk di lantai sambil makan membantu saraf vagus berfungsi lebih baik. Saat sistem pencernaan Anda melepaskan hormon yang disebut leptin, sistem ini mengirimkan sinyal ke saraf vagus bahwa Anda kenyang, dan fungsi yang tepat dari saraf ini dapat mencegah Anda makan berlebihan.

Menjadi Lebih Fleksibel

Tubuh Victoria Beckham ternyata sangat fleksibel.
Tubuh Victoria Beckham ternyata sangat fleksibel.

Saat duduk di kursi terlalu lama, itu dapat menyebabkan punggung Anda sakit dan akhirnya membebani cakram di tulang belakang, sementara duduk di lantai meregangkan lutut dan pinggul Anda.

Hal itu itu bisa mencegah membungkuk dan membuat punggung dan bahu Anda lebih kuat.

Membantu Hidup Lebih Lama

Menelpon ibu kamu setiap hari ternyata bisa membuat dia panjang umur. Kok bisa? (Sumber Foto: Pinterest/Twenty20)
Menelpon ibu kamu setiap hari ternyata bisa membuat dia panjang umur. Kok bisa? (Sumber Foto: Pinterest/Twenty20)

Jika Anda dapat dengan mudah bangkit dari posisi bersila tanpa dukungan apa pun, kemungkinan besar Anda bisa hidup lebih lama. Ternyata, duduk di lantai sambil makan dan bangun beberapa kali sehari adalah salah satu cara termudah untuk menambah tahun ekstra dalam hidup Anda.

Menjaga Kesehatan Sendi

Ilustrasi Nyeri Punggung Credit: pexels.com/pixabay
Ilustrasi Nyeri Punggung Credit: pexels.com/pixabay

Saat Anda duduk di kursi dalam waktu lama, itu membuat pinggul Anda kaku. Namun, duduk di lantai memungkinkan Anda meregangkan pinggul dan pergelangan kaki, membuat persendian Anda lebih fleksibel.

Beberapa postur duduk, seperti berlutut dan jongkok, membuat otot Anda bekerja bahkan saat Anda beristirahat, karena mendorong Anda untuk menggunakan otot yang tidak aktif saat Anda duduk di kursi.

Baik untuk Postur Tubuh

Ilustrasi Memiliki Postur Tubuh yang Tinggi Credit: pexels.com/pixabay
Ilustrasi Memiliki Postur Tubuh yang Tinggi Credit: pexels.com/pixabay

Kursi yang tidak menopang punggung akan mendorong Anda untuk melatih otot inti, yang pada akhirnya akan menguntungkan postur. Namun, pastikan untuk tidak membungkuk, karena hal itu dapat menyebabkan sakit punggung.

Reporter: Lianna Leticia

Saksikan Video Berikut Ini: