Kendaraan Baru Hino Dapat Komponen Tambahan Penunjang Standar Euro 4

·Bacaan 2 menit

Liputan6.com, Jakarta - April 2022, pemerintah Indonesia telah menetapkan setiap produksi kendaraan bermotor diesel memenuhi ketentuan baku mutu emisi gas buang standar Euro4. Salah satu pabrikan kendaraan komersial, PT Hino Motors Sales Indonesia (HMSI) selaku main distributors dan PT Hino Motors Manufacturing Indonesia (HMMI) sebagai Agen Pemegang Merek (APM) atau pabrik Hino di Indonesia telah melakukan beberapa persiapan terkait hal tersebut.

Dijelaskan Masato Uchida, President Director HMSI, dalam fase Hino Road to Euro4 saat ini, berbagai pengembangan kendaraan telah dilakukan. "Hal ini untuk memastikan kesiapan implementasi standar emisi Euro4 tahun depan," jelasnya.

Sebagai pemain utama truk dan bus di Indonesia, pengembangan produk telah Hino lakukan secara matang untuk memastikan kesiapan implementasi standar emisi Euro 4.

Ada beberapa komponen tambahan yang diimplementasikan pada kendaraan baru tersebut diawali dari sistem bahan bakar, Hino membangun mekanisme 3 kali penyaringan bahan bakar dengan 1 pre-fuel filter dan 2 main filter.

Penyaringan maksimal ini bertujuan memastikan kualitas dan kebersihan bahan bakar. sehingga proses pembakaran lebih sempurna dan mesin pun akan lebih tahan lama.

Supply Pump akan mensuplai bahan bakar ke Common Rail system, untuk dinaikkan tekanannya hingga 180-200Mpa.

"Tekanan tinggi bahan bakar dari injector ini, akan memaksimalkan proses penyalaan bahan bakar. Hino juga telah menyiapkan injector yang telah didesain untuk memiliki ketahanan aus karena tingginya tekanan bahan bakar," jelas Seno Wirdiyawantoro, Head of Product Planning HMSI dalam keterangan resminya, Selasa (28/12/2021).

"Penerapan full Diamond Like Coating (DLC) sejak Euro2 common rail engine yang lalu, akan tetap diterapkan pada G4S series injector di engine Euro4. Dimana pada G4S series injector Euro4 ini juga memiliki sistem valve baru yang mampu menghilangkan static dan dynamic leak sehingga konsumsi bahan bakar akan lebih baik," tambah Seno.

* Untuk mengetahui kebenaran informasi yang beredar, silakan WhatsApp ke nomor 0811 9787 670 hanya dengan ketik kata kunci yang diinginkan.

Intake system

Pada intake system, disematkan Variable Nozzle Turbocharger (VNT) yang mampu melakukan pengaturan sudut bilah turbin secara otomatis, sehingga mampu menghasilkan kompresi udara lebih banyak ke intake manifold tanpa harus menaikkan rpm mesin.

Hino juga telah menyiapkan sistem kendali emisi di produk Euro4 di antaranya, Exhaust Gas Recirculation (EGR) system untuk menurunkan kadar Nox pada gas buang yang dikenal sangat berbahaya dan dapat mengganggu sistem pernapasan manusia. Emisi gas buang berbahaya lainnya akan dikendalikan oleh Diesel Oxidation Catalyst (DOC).

DOC ini berfungsi mengurai substansi CO menjadi CO2 dan HC menjadi H2O+CO2, sehingga kadarnya dalam gas buang dapat disesuaikan dengan ambang batas yang disyaratkan untuk Euro4.

EGR dan DOC ini disematkan pada engine Hino N04C dan J08E. Sementara engine P11 memiliki Selective Catalytic Reduction (SCR) yang disematkan sekaligus untuk menurunkan kadar Nox, HC dan CO pada gas buang.

Satu lagi hal baru, pada produk Hino Euro4 nanti adalah control system yang seluruhnya terintegrasi dalam ECU, Dimana ECU generasi ke-4 Hino telah meng-integrasikan ECU dan EDU, sehingga sinkronisasi seluruh sistem kendali pada kendaraan akan lebih baik dan akurat.

Infografis Yuk Kurangi Mobilitas Cegah Lonjakan Kasus Covid-19 Saat Periode Nataru

Infografis Yuk Kurangi Mobilitas Cegah Lonjakan Kasus Covid-19 Saat Periode Nataru. (Liputan6.com/Trieyasni)
Infografis Yuk Kurangi Mobilitas Cegah Lonjakan Kasus Covid-19 Saat Periode Nataru. (Liputan6.com/Trieyasni)
Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel