Kendaraannya Tergelincir, Satpam di Ogan Ilir Tewas Terlindas Truk

·Bacaan 2 menit

Liputan6.com, Palembang - Kecelakaan lalu lintas (lakalantas) mewarnai pertengahan bulan Febuari 2021 di Jalan Lintas Sumatera (Jalinsum) di Ogan Ilir Sumatera Selatan (Sumsel).

Lakalantas tersebut melibatkan supir mobil truk dan pengendara sepeda motor, tepatnya di depan Pasar Indralaya Ogan Ilir Sumsel, pada hari Rabu (17/2/2021), sekitar pukul 06.30 WIB.

Diungkapkan Kasatlantas Polres Ogan Ilir AKP Sutrisma, kecelakaan maut terjadi berawal saat sebuah truk bermuatan sawit yang dibawa Bedul (45), melaju dari kawasan Indralaya menuju Sakatiga Ogan Ilir.

Dari keterangan saksi mata, truk melaju dengan kecepatan sedang, karena arus lalu lintas di Tempat Kejadian Perkara (TKP) dipadati dengan lalu-lalang kendaraan.

Lalu ada pengendara sepeda motor yang dikemudikan AB (23), melintas di TKP dengan kecepatan yang sedang di jalur yang sama.

Karena jalanan licin seusai hujan, diduga AB tidak bisa mengendalikan laju sepeda motornya. Akhirnya kendaraan korban langsung tergelincir dan terhempas ke aspal.

"Pengemudi motor jatuh dari kendaraannya. Korban langsung terlindas truk di belakangnya,” katanya.

Setelah kejadian tersebut, Bedul langsung turun dari kendaraannya dan tidak berniat melarikan diri. Tak lama kemudian, aparat kepolisian datang dan membawa Bedul beserta truknya ke Mapolres Ogan Ilir.

Sementara itu, jasad korban lakalantas yang berprofesi sebagai satpam salah satu perusahaan minyak di Ogan Ilir dibawa ke Puskemas Timbangan Ogan Ilir.

Tewas di Tempat

Ilustrasi mayat Farah Nikmah. (Istimewa)
Ilustrasi mayat Farah Nikmah. (Istimewa)

Jasad korban langsung dibersihkan dan diserahkan kepada pihak keluarga, di Tebing Gerinting, Indralaya Selatan Ogan Ilir Sumsel.

Ebot, saksi mata di TKP menuturkan, saat kejadian dirinya mendengar ada suara benturan keras. Saat dia melihat, ada pengemudi sepeda motor yang terlindas ban truk, dengan kondisi yang mengenaskan.

"Saya melihat langsung, korban sudah tak bergerak dan meninggal dunia di tempat. Jenasahnya langsung ditutup pakai terpal, karena kondisinya mengenaskan sekali,” katanya.

Keluarga Korban Ikhlas

ilustrasi mayat
ilustrasi mayat

Terpisah, pihak keluarga mengaku telah mengikhlaskan kepergian Aben yang bekerja menjadi satpam di salah satu perusahaan minyak di Ogan Ilir tersebut.

Rahman, paman korban saat ditemui di rumah duka menuturkan, pihak keluarga AB sudah ikhlas dengan kepergian keponakannya.

“Keluarga besar sudah ikhlas dengan kepergian AB. Pihak perusahaan tempat AB bekerja juga, sudah datang dan memberikan santunan,” ujarnya.

Saksikan Video Pilihan Berikut Ini :