Kenny Roberts: Motor 500cc Bisa Terbelah jika Gunakan Ban MotoGP

Sebastian Fränzschky
·Bacaan 2 menit

Pada akhir 1970-an, Kenny Roberts membuat para penonton Kejuaraan Dunia 500cc terkesan dengan cara berkendaranya.

Pembalap kebanggaan Amerika Serikat itu memperlihatkan gaya balap berbeda dari pembalap lainnya, yang didapatkannya dari latihan di trek tanah.

Kenny Roberts menggunakan Yamaha TZ 750 di Indy Dirt Track Mile

Kenny Roberts menggunakan Yamaha TZ 750 di Indy Dirt Track Mile<span class="copyright">Yamaha Motor Racing</span>
Kenny Roberts menggunakan Yamaha TZ 750 di Indy Dirt Track MileYamaha Motor Racing

Yamaha Motor Racing

Roberts berhasil memenangi gelar juara dunia pada 1978, dan tak terkalahkan dalam dua tahun berikutnya.

Pria yang mendapat julukan King Kenny itu menjadi salah satu ikon besar dalam era 500cc. Dalam sebuah wawancara bersama MotoStarr, Roberts membandingkan era dua piston dengan MotoGP.

Roberts mengatakan casis motor 500cc tak akan kuat menahan daya cengkeram yang besar dari ban slick modern.

Dibandingkan dengan motor 500cc yang bertenaga besar, mesin empat tak di era modern jauh lebih baik dan mudah dikendalikan.

“Motor Honda dengan lima silinder terlihat jauh lebih bertenaga. Itu tidak seperti motor 500cc seperti yang saya gunakan,” kata Roberts saat mengenang uji coba RC211V.

“Motor 500cc sangat brutal. Anda hanya perlu menyentuh gas dan akan melaju cepat. Motor mesin empat tak seperti saat ini tidak begitu kritikal.”

Baca Juga:

Target Honda Tahun Ini, Raih Triple Crown MotoGP Tim-tim Bakal Diskusikan Jadwal Baru MotoGP Qatar Yamaha Umumkan Tanggal Peluncuran Tim

MotoGP di era modern telah menggunakan sistem elektronik yang membuat motor lebih mudah dikendalikan dan pembalap bisa mengontrol kecepatan motor mereka.

“Perbedaan terbesar dengan motor saat ini adalah daya cengkeramnya yang sangat besar. Itu memungkinkan mereka bisa menikung serendah mungkin. Itu semua bergantung pada seberapa dekat motor dengan aspal,” ujar Roberts.

“Jika motor saat ini tak memiliki ban dengan daya cengkeram besar, maka Anda akan berakhir di aspal. Sedangkan motor 500cc akan terbelah jika Anda memasangkan ban modern.

“Tidak memungkinkan mengendarai motor tersebut dengan mengeluarkan seluruh potensinya menggunakan ban dengan daya cengkeram tinggi.”

Saat masih aktif sebagai pembalap, Kenny Roberts selalu mengeluhkan casis motor 500cc yang terlalu ringan dan mudah patah.

Hal tersebut membuatnya tak bisa memaksimalkan potensi motor karena khawatir akan terjadi sesuatu yang tak diinginkannya.

“Saya memiliki masalah dengan ban Goodyear di beberapa trek. Saya merasa casis berubah dari bentuk semua ketika kami berada di tikungan cekung. Itu membuat Anda keluar dari jalur balap,” pria 69 tahun itu menuturkan.

“Itu sebabnya saya tak yakin motor 500cc tak akan bisa dikendarai jika menggunakan ban MotoGP.”