Keok 3 Kali Beruntun dan 0 Gol di Liga Inggris, Arsenal Ngeles Tak Salah Belanja Pemain

·Bacaan 2 menit

Bola.com, London - Direktur Teknik Arsenal, Edu, membela manuver transfer klub yang menghabiskan 150 juta pounds pada musim panas 2021. Ironisnya, meski belanja besar-besaran, The Gunners malah menelan tiga kekalahan beruntun di awal musim.

The Gunners menggelontorkan dana belanja besar untuk merekrut enam pemain. Namun, klub London Utara Utara itu panen kritikan dari fans dan pundit yang ragu skuad Arsenal bertambah kuat dengan tambahan enam pemain tersebut.

Ben White diboyong dari Brighton dengan banderol 50 juta pound, sedangkan Martin Odegaard, Aaron Ramsdale, Takehiro Tomiyasu, Albert Sambi Lokonga, dan Nuno Taveres juga direkrut.

Alih-alih perkasa di awal musim, penampilan Arsenal malah awut-awutan. Mereka terbenam di dasar tabel Liga Inggris setelah menelan tiga kekalahan berturut-turut, dan belum mencetak gol.

Para pendukung Arsenal terlihat frustrasi dengan keterpurukan itu. Edu pun menjelaskan alasan mengapa enam pemain itu didatangkan oleh The Gunners.

Saat ditanya Sky Sports apakah dapat memahami penggemar yang kecewa, Edu menjawab blak-blakan. "Ya, saya mengerti alasannya karena pertama, mereka belum melihat tim bermain bersama," kata Edu, seperti dikutip The Sun, Sabtu (4/9/2021).

Efek Jangka Panjang

Barisan tengah yang dikomandoi oleh Emile Smith Rowe juga tak bisa berbuat banyak setelah Granit Xhaka diganjar kartu merah oleh Martin Atkinson. (Foto: AP/Rui Vieira)
Barisan tengah yang dikomandoi oleh Emile Smith Rowe juga tak bisa berbuat banyak setelah Granit Xhaka diganjar kartu merah oleh Martin Atkinson. (Foto: AP/Rui Vieira)

Edu meminta fans Arsenal tidak hanya melihat efek pembelian pemain itu untuk jangka pendek.

“Itu salah satu alasannya, tetapi saya pikir kami harus melihat konteks yang lebih luas daripada hanya melihat uang yang dibelanjakan. Kami merekrut enam pemain yang berusia di bawah 23 tahun, yang sangat berarti dalam hal perencanaan kami," tutur Edu.

“Biasanya, orang suka melihat hanya satu jendela transfer, jadi saya harus mengatakan itu gambaran yang lebih besar. Kami mulai merencanakan skuad ini setahun yang lalu dalam hal mengkonsolidasikan tim dan mencoba untuk mendapatkan fondasi yang lebih baik."

“Jika Anda ingat, pada periode itu kami memperbarui kontrak Bukayo Saka dan Gabriel Martinelli setahun lalu dengan niat untuk mendapatkan basis semacam itu di dalam tim," sambung Edu.

Fonfasi Kuat

Hasil ini membuat Arsenal terpuruk di dasar klasemen Liga Inggris. Arsenal mendapat 0 poin, kebobolan 9 gol, tanpa mencetak gol. (Foto: AP/Rui Vieira)
Hasil ini membuat Arsenal terpuruk di dasar klasemen Liga Inggris. Arsenal mendapat 0 poin, kebobolan 9 gol, tanpa mencetak gol. (Foto: AP/Rui Vieira)

Edu lagi-lagi menegaskan Arsenal sedang membangun fondasi yang lebih kukuh untuk masa depan, bukan untuk musim ini saja.

Dalam periode satu tahun, kami merekrut 10 pemain dan tujuh dari 10 pemain itu berusia di bawah 23 tahun. Kami juga memperbaharui kontrak tujuh pemain dalam periode ini, hanya di tim utama. Lima dari tujuh pemain itu juga berusia di bawah 23 tahun," urai Edu.

“Mengapa kami melakukan itu? Karena kami punya alasan untuk mencoba lagi menciptakan fondasi yang baik dan kemudian, suatu hari, mungkin kami hanya akan merekrut satu atau dua pemain saja."

“Tetapi setelah itu, tidak mungkin untuk merekrut satu atau dua pemain hanya karena kami memiliki banyak hal yang harus dilakukan. Kami harus menyeimbangkan skuad dengan lebih baik," imbuh dia.

Sumber: The Sun

Yuk Tengok Posisi Arsenal

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel