Kepala BIN ke Pelajar: Vaksin Menyelamatkan Diri Sendiri dan Keluarga

·Bacaan 2 menit

VIVA – Kepala Badan Intelijen Negara (BIN) Jenderal Polisi (Purn) Budi Gunawan meninjau vaksinasi pelajar yang digelar di SMPN 1 Semarang, Jawa Tengah. Dalam kesempatan tersebut, Budi menyampaikan alasan pentingnya vaksinasi terhadap para pelajar.

Budi menjelaskan, program vaksinasi terhadap pelajar tersebut merupakan arahan Presiden Joko Widodo. Dia mengatakan, vaksinasi dapat menyelamatkan diri sendiri dan keluarga.

"Vaksin di samping menyelamatkan diri kita sendiri masing-masing juga menyelamatkan orang lain," ujar Budi di SMPN 1 Semarang, Jawa Tengah, Rabu, 21 Juli 2021.

Budi mengatakan, program vaksinasi pelajar ini berdasarkan instruksi Presiden Joko Widodo. Sebab menurutnya, kasus COVID-19 yang menimpa anak-anak meningkat.

"Hari ini sesuai dengan petunjuk Bapak presiden, jadi kami Badan Intelijen Negara itu melanjutkan program vaksinasi untuk anak-anak pelajar SMP yang khusus hari ini di Semarang. Kenapa? Karena kasus COVID-19 yang mengena anak-anak pelajar itu meningkat," ucapnya.

"Satu dari tujuh orang yang terkena kasus COVID-19 di Indonesia itu adalah anak-anak," lanjut dia.

Selain itu, Budi mengatakan anak-anak pelajar juga menyumbang angka sebesar 9 persen dari keseluruhan positif rate COVID-19 di Indonesia. Lalu, anak-anak juga menjadi salah satu pemberi penular di klaster rumah tangga.

"Sehingga vaksinasi terhadap anak-anak pelajar ini menjadi prioritas dan penting sekali, karena sebagai generasi penerus bangsa dan negara ke depan," ucap Budi.

Dengan vaksin, kata Budi, herd immunity seseorang bisa tercapai untuk menghindari penularan COVID-19. Dia mengatakan, program vaksinasi COVID-19 ini merupakan akselarasi program vaksinasi 3 juta dosis per hari dari pemerintah sehingga target herd immunity atau kekebalan komunal bisa mencapai 70 persen pada akhir tahun 2021.

Di kesempatan sama, Kepala Sekolah SMPN 1 Semarang, Nining Sulistyaningsih menyampaikan terima kasihnya kepada BIN. Dia pun berharap semua pelajar di Kota Semarang dapat mengikuti program vaksinasi tersebut.

"Kami ucapkan terima kasih kepada BIN yang telah mengadakan kegiatan vaksinasi pelajar ini. Kami harap program ini dapat diikuti semua pelajar yang ada di Semarang," tutur Nining.

Adapun vaksinasi untuk pelajar dan door to door kepada masyarakat ditargetkan kepada 3.000 orang. Selain itu, Kepala BIN juga membagikan sembako untuk 3.000 warga di Jawa Tengah.

Baca juga: PPKM Darurat Berganti Pakai Level, Apa Sih Maksudnya?

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel