Kepala BIN: Tak Ada Proteksi COVID-19 Sebaik Vaksin

·Bacaan 1 menit

VIVA – Kepala Badan Intelijen Negara (BIN) Jenderal Polisi Purnawirawan Budi Gunawan meninjau vaksinasi untuk pelajar SMP dan SMA di BSD, Tangerang, Banten. Budi Gunawan memastikan vaksinasi adalah proteksi terbaik saat ini dalam menghadapi COVID-19.

Budi mengatakan, BIN mendapatkan instruksi dari Presiden Joko Widodo (Jokowi) untuk menyelenggarakan vaksinasi terhadap pelajar. Dia menyebut tak ada perlindungan sebaik vaksin di masa pandemi saat ini.

"Saat ini tidak ada jenis proteksi lain dalam menghadapi COVID-19 sebaik yang diberikan vaksin," ujar Budi di BSD, Tangerang, Banten, Senin, 19 Juli 2021.

Selain itu, vaksinasi terhadap para pelajar tersebut juga untuk memastikan agar proses belajar mengajar tetap berjalan lancar. Menurut Budi, jika COVID-19 dapat dikendalikan, maka proses belajar mengajar secara tatap muka pun dapat diterapkan.

"Baik tatap muka atau dikombinasikan dengan sistem belajar online, dapat segera diterapkan ketika penularan COVID-19 dapat dikendalikan dan masyarakat telah beradaptasi dengan prokes 5M," ucap Budi.

Lebih jauh, Budi meminta para murid dan orang tua tidak khawatir dengan berita bohong yang beredar di media sosial ihwal vaksin. Oleh karena itu, Budi meminta agar para pelajar dan orang tua berhati-hati saat menerima informasi atau berita.

"Tidak perlu takut dan khawatir dengan berbagai hoax dan fake news yang beredar di dunia maya. Vaksin tidak hanya menyelamatkan diri sendiri, tetapi juga orang lain," kata dia.

Adapun vaksinasi pelajar SMP dan SMA ini menggunakan dosis Sinovac dan digelar serentak di enam provinsi yaitu di Jawa Barat, Jawa Tengah, Banten, Riau, Kalimantan Timur, dan Sulawesi Selatan. Selain itu, para pelajar juga mendapatkan paket vitamin untuk menunjang imun.

Baca juga: Ikut Vaksinasi Door to Door, Warga: Lebih Baik Begini, Tak Kerumunan

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel