Kepala BKF Febrio Kacaribu: Pandemi Covid-19 Masih Jauh dari Selesai

·Bacaan 3 menit

Liputan6.com, Jakarta - Kepala Badan Kebijakan Fiskal (BKF) Kementerian Keuangan (Kemenkeu) Febrio Nathan Kacaribu meminta kepada masyarakat untuk belajar dari bencana tsunami Covid-19 di India. Menurutnya, gelombang susulan pandemi Covid-19 masih mengintai sejumlah negara, termasuk Indonesia.

"Hampir secara global pandemi Covid-19 ini masih jauh dari selesai. Kita lihat India, Brasil dan sebagainya kita malah menyaksikan adanya gelombang ketiga atau kedua, dan kita lihat belum selesai. Sehingga apa pun yang sedang kita hadapi, kita ikhtiarkan (protokol kesehatan) masih menghadapi challenge berat," ungkapnya dalam acara Lecture Series ke-6 bertajuk Pemulihan Ekonomi dari Pandemi Covid-19: Telaah Paradigma Baru Pembangunan Ekonomi, Kamis (29/4).

Beruntung, kata Febrio, Indonesia dalam beberapa waktu terakhir ini berhasil menangani pandemi Covid-19 dengan baik. Angin segar ini ditandai dengan keberhasilan untuk menekan kasus aktif harian hingga menurunkan risiko tingkat kematian ke level yang lebih rendah dalam dua bulan terakhir.

"Kita lihat kasus kematian harian juga rendah, kasus aktif terus rendah paling tidak dalam dua bulan terakhir," tekannya.

Menurutnya, untuk mewujudkan capaian gemilang tersebut bukanlah pekerjaan yang muda. Sehingga dia meminta kerja sama untuk seluruh komponen baik pemerintah hingga masyarakat dengan cara mematuhi protokol kesehatan dalam berbagai aktivitas.

Tak hanya itu, Febrio juga meminta partisipasi aktif seluruh elemen masyarakat dalam mengikuti pelaksanaan vaksinasi Covid-19 yang tengah digencarkan oleh pemerintah. Tujuannya agar herd immunity bisa segera dicapai dalam waktu dekat.

"Kita berharap vaksinasi dengan meningkatkan imunitas berkala, masyarakat juga harus bisa beraktivitas dengan kehati-hatian. Sehingga aktivitas ekonomi kita berjalan lagi, supaya masyarakat bisa menghidupi hidupnya seperti sebelum pandemi," tutupnya.

Reporter: Sulaeman

Sumber: Merdeka.com

Tak Hanya Kota Besar, Tsunami COVID-19 Juga Hantam Pedesaan di India

Warga berdiri dekat jasad korban virus corona COVID-19 yang akan dikremasi di tempat kremasi di New Delhi, India, Rabu (28/4/2021). Korban tewas akibat COVID-19 yang terus berjatuhan membuat jasad korban harus antre untuk dikremasi. (Money SHARMA/AFP)
Warga berdiri dekat jasad korban virus corona COVID-19 yang akan dikremasi di tempat kremasi di New Delhi, India, Rabu (28/4/2021). Korban tewas akibat COVID-19 yang terus berjatuhan membuat jasad korban harus antre untuk dikremasi. (Money SHARMA/AFP)

Gelombang kedua Covid-19 yang mematikan di India telah menghancurkan kota-kota besar seperti Delhi, Mumbai, Lucknow dan Pune.

Rumah sakit dan krematorium kehabisan ruang, dan pemakaman berlangsung di tempat parkir mobil.

Tetapi pandemi Corona COVID-19 sekarang telah mencengkeram banyak kota kecil dan desa di mana kerusakan dalam kasus besar tidak dan sulit dilaporkan, demikian dikutip dari laman BBC, Kamis (29/4/2021).

Rajesh Soni menghabiskan delapan jam membawa ayahnya dari satu rumah sakit ke rumah sakit lain dengan tuk-tuk ke distrik Kota di negara bagian utara Rajasthan, India pada Selasa (27/4).

Dia tidak bisa mendapatkan ambulans dan kendaraan reyot adalah satu-satunya pilihannya.

Pada pukul 5 sore waktu setempat, dia memutuskan untuk mengakhiri pencariannya atas ranjang rumah sakit karena kondisi ayahnya yang semakin memburuk.

Dia kemudian "menyerahkan segalanya pada takdir" dan pulang.

"Saya memberinya obat-obatan di rumah, tetapi saya tidak yakin dia akan selamat. Kami dibiarkan mati di jalanan," kata Rajesh.

Dia mengatakan, beberapa rumah sakit swasta bahkan "menipu" dan mengambil uang mereka untuk melakukan tes.

"Saya bukan orang kaya. Saya menghabiskan berapa pun yang saya miliki untuk membayar sopir tuk-tuk dan ke rumah sakit. Sekarang saya akan meminjam sejumlah uang untuk membeli tabung oksigen di rumah."

Kisah-kisah seperti itu telah menjadi umum di New Delhi, kota yang terkena dampak terparah di India, tetapi kisah serupa kini datang dari kota-kota kecil di seluruh negeri.

Saksikan Video Pilihan di Bawah Ini: