Kepala BNBP: Pemberian Vaksin Harus Pararel dengan Kedisiplinan

Syahrul Ansyari, Sherly (Tangerang)
·Bacaan 1 menit

VIVA - Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNBP) Doni Monardo meminta kepada setiap masyarakat agar nantinya vaksin COVID-19 dapat dilakukan secara pararel dengan kedisiplinan dan kepatuhan penerapan protokol kesehatan.

"Kita harus bersyukur karena tahap ketiga ini, pemerintah telah datangkan lagi vaksin untuk tambah jumlah yang sudah ada, lalu nantinya akan diberikan kepada masyarakat. Dan harus dipahami bahwa vaksin harus pararel dengan kedisiplinan dan kepatuhan protokol kesehatan yang tidak cukup untuk diri sendiri, tapi harus ditularkan ke orang sekitar," katanya usai meninjau kedatangan vaksin Sinovac bentuk curah di Bandara Seokarno-Hatta, Tangerang, Selasa, 12 Januari 2021.

Baca juga: Kota Malang Tunjuk Selebriti Medsos-Pejabat Disuntik Vaksin COVID-19

Dalam kesempatan itu, ia juga meminta kepada setiap kepala daerah, agar dapat membentuk satuan tugas hingga ke tingkat desa atau kelurahan untuk memastikan kedisiplinan masyarakat soal penerapan protokol kesehatan.

"Dalam berbagai kesempatan, Pak Presiden (Joko Widodo) ingatkan para menteri dan satgas, bahwa adanya vaksin ini jangan sampai buat kita kendor, vaksin harus diimbangi dengan kepatuhan protokol kesehatan," ujarnya.

Dalam hal ini juga, Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas meminta agar masyarakat tidak perlu takut untuk divaksinasi, karena sesuai dengan keputusan, vaksin asal China tersebut diproses secara halal, dan tidak mengandung babi.

Sebanyak 15 juta vaksin sinovac betuk curah tiba di Terminal Kargo, Bandara Soetta, Tangerang, pada pukul 12.20 WIB. Vaksin itu disimpan dalam kontainer envirotainer, sebelum nantinya dikirim menuju Bandung, Jawa Barat, untuk diproses oleh Biofarma.