Kepala Polda Jawa Timur yang Baru Blusukan ke Pesantren-pesantren

Mohammad Arief Hidayat, Nur Faishal (Surabaya)
·Bacaan 2 menit

VIVA – Pekan pertama dan kedua menjabat Kepala Kepolisian Daerah Jawa Timur, Inspektur Jenderal Nico Afinta menyibukkan diri dengan kegiatan bersilaturahmi. Setelah menemui Gubernur Khofifah Indar Parawansa dan para pimpinan TNI di hari pertama menjabat, giliran ulama pimpinan organisasi masyarakat dan pesantren yang Nico sowani. Ia juga berziarah ke makam leluhurnya di Kediri.

Pada Selasa, 1 Desember, Nico dan rombongan menemui pemimpin Pesantren Salafiyah Al Misbar di Kabupaten Mojokerto. Sehari sebelumnya, ia berkunjung ke Pesantren Tebu Ireng dan Tambak Beras, Jombang. Di sana, selain sowan ke pengasuh, ia juga berziarah di makam pendiri Nahdlatul Ulama di Tebu Ireng, (Hasyim Asyari, Wahid Hasyim, dan Gus Dur), kemudian ke makam Wahab Chasbullah di Tambak Beras.

Pada Minggu, 29 November, Nico berkunjung ke Pesantren Lirboyo di Kota Kediri. Di sana, ia sowan ke pengasuh dan keluarga besar pesantren, yakni Rais Syuriah NU Jatim Anwar Manshur dan Kafabihi Mahrus. Di sana, ia juga berkunjung ke Pesantren Al Amin asuhan Anwar Iskandar.

Baca: Kapolda Baru Jatim Ternyata Satu Sekolah dengan Ahmad Dhani

Sehari sebelumnya, ia sowan ke Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Jawa Timur, KH Abdussomad Buchori, di Kabupaten Sidoarjo. Setelah itu, ia kemudian bergeser sowan ke KH Abdullah Siraj selalu Majelis Keluarga Pondok Pesantren Sidogiri, Pasuruan. Sehari sebelumnya, Jumat, 27 November 2020, Nico juga sowan ke Ketua Tanfidziyah NU, Marzuki Mustamar, di Pesantren Sabilurrosyad, Kota Malang.

Di setiap pesantren yang dikunjungi, Nico menyerahkan bantuan satu ton beras dan ribuan lembar masker sebagai bagian dari penyokong penanganan COVID-19. Nico mengatakan, silaturrahim ia lakukan sebagai bukti bahwa Polda Jatim bisa dan berharap adanya sinergi dan kolaborasi antara Polri dan ulama.

Apalagi, kini masih dalam suasana pandemi COVID-19 dan tak lama lagi akan digelar pilkada serentak. “Ini adalah wujud serta kolaborasi kami jajaran Polri dengan para ulama di Jatim. Selain itu, saya meminta doa restu agar kepemimpinan saya sebagai Kapolda Jatim ke depan bisa amanah, untuk menjaga Jawa Timur,” kata Nico di Pesantren Al Misbar Mojokerto.