Kepala staf TNI AL kunjungan kerja di Sulawesi Utara

Kepala Staf TNI AL, Laksamana TNI Yudo Margono, melalukan kunjungan kerja di Provinsi Sulawesi Utara dengan berbagai agenda kegiatan, di antaranya meresmikan fasilitas TNI AL di Pangkalan Utama TNI AL VIII/Manado.

"Kedatangan Bapak Kasal disambut Komandan Pangkalan Utama TNI AL VIII/Manado, Laksamana Pertama TNI Nouldy J Tangka, di Bandara Sam Ratulangi," kata Kepala Dinas Penerangan Pangkalan Utama TNI AL VIII/Manado, Mayor Laut (KH) Samuel Pontoh, di Manado, Rabu.

Baca juga: Kasal sebut tak bisa berandai-andai terkait penunjukan Panglima TNI

Ia mengatakan pada saat itu, Margono juga disambut dengan seni tradisional Sulawesi Utara, musik bambu dengan membawakan lagu Jalesveva Jayamahe.

Kedatangan Margono di sana juga untuk memenuhi undangan gubernur Sulawesi Utara dalam rangka pembukaan acara kejuaraan memancing internasional "Likupang North Sulawesi International Fishing Competition" 2022, yang memperebutkan Piala Presiden, Piala Gubernur Sulawesi Utara, dan uang tunai.

Baca juga: TNI AL gelar "fun run" serentak se-Indonesia

Selain itu, pemimpin TNI AL ini juga dijadwalkan akan melaksanakan serangkai kegiatan diantaranya meresmikan fasilitas pangkalan yang dimiliki Pangkalan Utama TNI AL VIII/Manado, di antaranya kolam renang, peninjauan satuan kerja di satuan kewilayahan TNI AL itu di Bitung, dan berolahraga bersama keluarga besar Pangkalan Utama TNI AL VIII/Manado.

Baca juga: Kasal tegaskan Angkatan Laut Indonesia sudah mendunia

Sebelumnya Tangka dan Ketua Korcab VIII Daerah Jalasenastri Armada, Herny Nouldy, di tempat yang sama juga telah menyambut kedatangan Ketua Umum Jalasenastri, Vero Yudo Margono, yang tiba lebih dulu dalam rangka mendampingi Margono dalam kunjungan kerja itu.

Baca juga: Kasal: Penyidik pangkalan jangan takut intervensi "markus"

Pada kesempatan itu, dia didampingi asisten logistik kepala staf TNI AL dan Asisten Potensi Maritim Kepala Staf TNI AL, Mayor Jenderal TNI (Marinir) Nur Alamsyah, dan mereka disambut Wakil Gubernur Sulawesi Utara, Steven Kandouw, dan sejumlah unsur pimpinan TNI AL.