Kepemimpinan Jokowi, Prinsip tanpa Konfrontatif  

TEMPO.CO, Jakarta - Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo dikenal publik sebagai figur yang tegas dan memiliki prinsip dalam menjalankan tugasnya. Direktur Eksekutif Lembaga Survei Indonesia Dodi Ambardi mengatakan, meski memiliki prinsip, Jokowi tidak pernah konfrontatif dengan lawannya. "Bersama Ahok (Basuki Tjahaja Purnama, Wakil Gubernur) mereka dinilai punya independensi,"  katanya kepada Tempo.

Dodi mengatakan, Jokowi sadar betul sebagai pemimpin bahwa dia harus mengikuti keinginan rakyatnya. Meski begitu, dia tetap menentang sebagian keinginan masyarakat jika dinilai tidak sesuai dengan aturan yang berlaku. "Sebagian diikuti, sebagian ditentang," ujar dia.

Dodi menambahkan, saat masih menjadi Wali Kota Solo, Jokowi pernah diminta untuk membongkar sebuah pabrik tua. Permintaan itu datang langsung dari Gubernur Jawa Tengah Bibit Waluyo. Jokowi tak mengabulkannya dan dinilai bodoh. "Dia pun mengaku bodoh, tapi tetap tidak mau mundur," kata dia.

Dodi menilai Jokowi dengan gaya khas orang Jawa tetap memegang prinsip, tapi tidak konfrontatif. Misalnya saat Komnas HAM menyebut Pemprov DKI melanggar HAM karena berniat menggusur belasan ribu keluarga dari bantaran Waduk Pluit. Saat itu, Jokowi cuma berujar dia siap memenuhi panggilan Komisi untuk menjelaskan duduk perkara.

Jokowi pun tidak mempermasalahkan pernyataan wakilnya yang bersikap konfrontatif. Jokowi membebaskan Ahok punya gayanya sendiri. Misalnya ketika Ahok bersikap konfrontatif dengan menilai Komnas HAM tidak mengerti hukum. Dia pun menantang Komnas untuk berdebat soal pelanggaran yang terjadi di Waduk Pluit. Bahkan, Ahok bersedia memberikan kuliah singkat mengenai hukum kepada seluruh anggota Komnas HAM.

"Gaya dia (Jokowi) tidak seperti Ahok, tapi tidak mengerem Ahok juga. Artinya secara prinsip sebetulnya setuju, tapi gayanya tidak meledak-ledak," kata Dodi. (Baca: Plus-Minus Jokowi Jadi Capres 2014)

DIMAS SIREGAR

Berita Lainnya:

Persib vs Persija Batal, Bobotoh Blokir Pintu Tol

Jokowi - Ahok Dikerjai Deddy Corbuzier

Macet 'Gila' di Perayaan Ulang Tahun Jakarta  

Jakarta Ulang Tahun, Pidato Jokowi Bertabur Pantun  

Gempa di Lombok Robohkan Ratusan Rumah

Memuat...
PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Bila menemukan komentar bermuatan menghina atau spam, berikan jempol bawah, tanda Anda tak menyukai muatan komentar itu. Komentar yang baik, berikan jempol atas.


Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Hargai pembaca lain dengan berbahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.


Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.