Kepergian Sergio Aguero dan Efek Domino di Bursa Transfer

Zaky Al-Yamani
·Bacaan 3 menit

VIVA – Dengan torehan 257 gol dalam 384 penampilan sejauh ini, Sergio Aguero akan meninggalkan Manchester City musim panas ini sebagai pencetak gol terbesar klub. Kepergian Aguero akan menjadi kehilangan besar buat ManCity.

Meskipun tim asuhan Pep Guardiola dengan nyaman memimpin perburuan gelar juara Premier League tanpa banyak kontribusi Aguero, ManCity kemungkinan akan terjun ke bursa transfer untuk mencari pengganti pemain Argentina itu.

Menengok profilnya, tidak mudah mencari pengganti Aguero. Dia pemain asing dengan koleksi gol terbanyak Premier league (181), karena dia mencetak rata-rata gol setiap 108 menit dan dia mencetak gol setiap 91 menit pada musim 2020.

Dia mencetak lebih dari 20 gol dalam enam dari 10 musimnya di ManCity. Hanya Alan Shearer yang bisa melakukannya lebih sering (tujuh kali). Ditambah, pemain Argentina itu telah mencetak 13 hattrick untuk klubnya.

Dia tidak akan mudah untuk diganti, tetapi ManCity harus mencoba. Siapa pun yang mereka pilih berikutnya, akan ada efek tidak langsung (efek domino) di bursa transfer imbas dari kepergian Aguero.

Erling Haaland

Pemain muda Norwegia ini telah menjadi kekuatan yang tak terhentikan sejak muncul di kancah Eropa bersama RB Salzburg dan gol-golnya terus mengalir sejak ia bergabung dengan Borussia Dortmund di pertengahan musim 2020.

Dengan banderol harga 180 juta euro, merekrut Haaland tidak akan murah. Kedatangannya di Etihad Stadium kemungkinan akan memiliki dampak atau efek domino yang lebih kecil. Karena Dortmund cenderung menghindari membeli pemain besar.

Harry Kane

Sky Sports mensinyalir, Danny Ings dan Harry Kane sebagai opsi lain sebagai pengganti Aguero. Dan nama Kane mungkin yang paling menarik untuk dimunculkan.

Kapten Tottenham Hotspur itu telah membuktikan dirinya di salah satu klub besar Inggris dan telah tampil di Liga Champions dan di level internasional juga, finis sebagai pencetak gol terbanyak di Piala Dunia 2018.

Namun kontraknya di Spurs yang hingga 2024, membuat The Citizens harus mengeluarkan uang besar untuk merekrutnya. Dia juga sebelumnya pernah menolak untuk berkomitmen pada klub, dan mengatakan ingin memenangkan trofi bergengsi.

Romelu Lukaku

Di luar Inggris, Romelu Lukaku menghebohkan Serie A sejak bergabung dengan Inter dari Manchester United dan dia kembali menunjukkan bahwa dia mampu tampil di Inggris. Dengan Inter disebut-sebut sebagai salah satu tujuan potensial Aguero, keduanya bisa bertukar tempat secara efektif.

Lukaku menikmati kariernya di bawah Antonio Conte, dan dia tidak mungkin ingin meninggalkan Inter, di mana dia telah mencetak 42 gol dalam 56 pertandingan Serie A. Rekan setim Inter, Lautaro Martinez bisa menjadi opsi yang lebih mungkin untuk manCity, dengan dia telah menarik perhatian dari Barcelona sebelumnya.

Lionel Messi

Nama yang jelas untuk disebutkan adalah Lionel Messi, yang kontraknya di Barcelona akan berakhir musim panas ini dan tidak ada petunjuk di mana masa depannya berada. Kapten tim itu tampak lebih bahagia dan lebih tenang sejak Joan Laporta kembali sebagai presiden.

Tetapi tetap saja, masa depan Messi masih belum jelas. Namun, bergabungnya Messi dengan manCity dapat membuka jalan bagi Aguero untuk mendarat di Camp Nou, meskipun kehadiran pemain nomor 10 Barcelona itu dilaporkan sebagai faktor yang bahkan dapat menarik mantan penyerang Atletico Madrid itu ke Catalonia agar kedua pemain Argentina itu bekerja sama.

Ke mana pun Aguero pergi, kemungkinan akan mengarah pada pergerakan di tempat lain. Kecuali jika Guardiola senang melanjutkan timnya seperti yang dimilikinya musim ini, menggunakan Gabriel Jesus atau bahkan Kevin de Bruyne sebagai pengganti pemain Argentina itu.