Kepindahan Crutchlow Untungkan Yamaha

Juliane Ziegengeist
·Bacaan 2 menit

Cal Crutchlow tidak akan lagi menjadi pembalap reguler di MotoGP 2021. Mulai musim depan, Crutchlow akan menjadi pembalap penguji (test rider) resmi Yamaha. Crutchlow masih mungkin turun berlomba, salah satunya dengan fasilitas wild card.

Setelah pembalap asal Inggris, 35 tahun, itu menyatakan akan pergi dari LCR Honda usai MotoGP 2020, Aprilia sempat mendekatinya. Namun, Aprilia saat itu masih menunggu proses banding Andrea Iannone. Yamaha pun bergerak cepat dengan menggaet Crutchlow.

Mantan rekan Crutchlow di Honda, Stefan Bradl, mencoba menganalisis kepergian pembalap yang pernah memperkuat tim satelit Yamaha dan skuad pabrikan Ducati itu.

“Crutchlow tidak memiliki banyak pilihan. Pada akhirnya, pilihannya jatuh ke Yamaha yang memang sedang mencari test rider setelah Andrea Dovizioso menolak tawaran mereka,” kata Bradl.

Yamaha memang sempat menawari Dovi posisi sebagai penguji setelah pembalap Italia itu tidak memperpanjang kontrak dengan Ducati. Dovi menolak Yamaha dan memilih beristirahat setahun seraya berharap bisa mendapatkan posisi pembalap di tim top pada 2022.

Baca Juga:

Andrea Dovizioso Tunggu Tawaran Honda Aleix Espargaro Tuntut Hal-hal Ini dari Aprilia

Di sinilah Crutchlow mengambil kesempatan itu dengan kembali ke Yamaha setelah enam tahun bersama Honda. Crutchlow melakukan debut MotoGP pada 2011 bersama Tech3 Yamaha. Setelah tiga tahun, Crutchlow pindah ke Ducati.

Barulah pada 2015, Crutchlow bergabung dengan Honda di skuad satelit mereka, LCR.

“Bergabungnya Crutchlow ke Yamaha tidak bagus bagi Honda. Crutchlow sudah lama di Honda dan ikut mengembangkan sejumlah komponen baru dan memberikan masukan penting setiap akhir pekan,” ujar Bradl.

“Kini, Crutchlow akan membawa semua pengalaman dan pengetahuannya selama bersama Honda, ke Yamaha. Praktis, Yamaha akan sangat diuntungkan.”

Stefan Bradl mengatakan, peran Cal Crutchlow di Yamaha nanti jelas tidak berbeda dengan yang dilakukannya untuk Honda hingga kini.

Stefan Bradl sendiri akan terus menjadi test driver Honda pada 2021. Musim 2020 lalu, Bradl menggantikan Marc Marquez yang cedera hampir setahun penuh.

Hingga kini masih menjadi tanda tanya apakah Marquez, juara dunia MotoGP enam kali (2013, 2014, 2016, 2017, 2018, 2019) itu sudah bisa turun untuk musim 2021 nanti seusai operasi ketiga pada lengan kanannya.