Kepolisian Hong Kong berhasil menjinakkan bom pipa

HONG KONG (Reuters) - Kepolisian Hong Kong mengungkapkan pihaknya berhasil menjinakkan bom pipa dan meringkus empat orang perakit bahan peledak seusai menggerebek sebuah apartemen, di mana mereka menemukan barang-barang terkait demonstrasi seperti masker Guy Fawkes dan alat pelindung.

Polisi juga menggeledah sebuah rumah kampung di lingkungan utara, tempat mereka menemukan alat-alat laboratorium, yang mereka duga dapat digunakan untuk menghasilkan bahan peledak. Keempat pria itu berusia antara 21-29 tahun, menurut pejabat senior pada Selasa malam.

Bom tersebut memiliki panjang 8 inci (20 cm) dengan berat 1,5 pon (680 gram). Ledakan terkendali mengeluarkan pecahan peluru yang menyisakan lubang di pintu lift bangunan tersebut, kata Inspektur Senior Chan Tin-chu kepada awak media.

"Jika bom tersebut ... dilemparkan ke sebuah mobil maka semua orang di dalam kendaraan itu dipastikan mati," jelas Chan.

Mereka yang ditangkap dicurigai menjadi anggota dari kelompok protes antipemerintah, katanya. Tiga di antaranya merupakan mahasiswa tingkat tiga dan juga didakwa dengan perkumpulan ilegal pada hari Tahun Baru.

Pada awal Desember polisi menyebutkan pihaknya berhasil menjinakkan dua bom rakitan yang ditemukan di salah satu sekolah yang berlokasi di pusat kota.

Polisi melaporkan sejumlah penemuan senjata dan bahan peledak dalam beberapa bulan terakhir saat protes pro-demokrasi yang meningkat pada bulan Juni atas RUU, yang kini ditarik, yang akan memungkinkan ekstradisi ke China masih terus berlangsung.