Kepolisian Hong Kong buka akses kampus universitas

HONG KONG (AP) — Kepolisian di Hong Kong pada Jumat bersiap untuk membuka kembali akses ke kampus universitas setelah menutupnya selama 12 hari dalam upaya penangkapan pengunjuk rasa yang bersembunyi di dalamnya.

Tim yang terdiri atas sekitar 100 petugas hampir merampungkan operasi 1 setengah hari untuk mengumpulkan bukti dan membersihkan bom molotov serta benda-benda berbahaya lainnya dari Polytechnic University Hong Kong, kata Asisten Komisaris Chow Yat-ming kepada awak media.

"Nanti kita akan serahkan kampus universitas," katanya.

Mereka menemukan 280 bom molotov pada Jumat pagi, lebih dari 3.800 dipindahkan pada hari sebelumnya.

Polisi tidak mendapati pengunjuk rasa. Namun seorang pengunjuk rasa yang menggunakan masker mengatakan kepada media bahwa malam sebelum polisi datang sekitar 20 orang masih bersembunyi untuk menghindari penangkapan.

Mereka adalah orang yang pantang menyerah dari hampir 1.000 pengunjuk rasa yang mundur ke dalam kampus setelah melawan polisi di jalan-jalan terdekat. Beberapa pengunjuk rasa lolos dari penjagaan polisi, namun polisi menyebutkan pihaknya menangkap 700 orang dan mencatat detail dari 300 anak di bawah umur yang dapat menghadapi dakwaan nantinya.