Kepolisian pastikan unjuk rasa mahasiswa sekitar Istana Bogor lancar

·Bacaan 2 menit

Kepala Polresta Bogor Kota Komisaris Besar Polisi Susatyo Purnomo Condro, memastikan pengamanan unjuk rasa puluhan mahasiswa di sekitar Istana Bogor berjalan lancar dan tertib, Kamis.

"Unjuk rasa ada di dua titik, yang pertama di pintu tiga Istana dan yang kedua adalah di pintu satu istana, sampai pukul 18.30 WIB aksi berjalan damai dan tertib," ujar dia, kepada wartawan di lokasi unjuk rasa di Jalan Jendral Sudirman sekitar 100 meter dari Pintu 1 Istana Bogor, Kamis malam.

Baca juga: Polisi saring peserta demonstrasi untuk antisipasi penyusupan


Ia menyampaikan pengaman unjuk rasa yang berbarengan dengan kunjungan Presiden Joko Widodo ke Pasar Sukasari dan Pasar Baru Bogor berjalan lancar dan aman. Aparat gabungan TNI/Polri yang mengamankan aksi unjuk rasa dan pengamanan kegiatan kunjungan Presiden Jokowi ke pasar, kata dia, sekitar 700 personil.

Mahasiswa berunjuk rasa mengenai sejumlah isu antara lain, mengusut tuntas mafia pangan, menstabilkan harga Pangan, menolak keras kenaikan harga BBM dan meminta Kementerian ESDM menstabilkannya.

Baca juga: Polda Metro kerahkan 9.915 personel kawal demo mahasiswa

Selanjutnya, mendesak presiden untuk mencabut kebijakan kenaikan PPN 10 persen menjadi 11 persen karena membebani masyarakat, menolak wacana kenaikan harga gas elpiji, listrik dan pertalite.

Mahasiswa juga mendesak Presiden Jokowi untuk menunda fokus terhadap IKN demi pemulihan ekonomi masyarakat, menagih janji tidak membebani pembangunan ibu kota baru itu kepada APBN serta meminta presiden merombak menteri-menteri yang membuat gaduh bangsa.

Baca juga: Mahasiswa unjuk rasa di depan Pengadilan Negeri Bengkulu

Ia menyampaikan mahasiswa yang berunjuk rasa menjalankan rangkaian kegiatannya dengan tertib dan akhirnya mau mengkomunikasikan tuntutannya dengan baik. Pada sisi lain, kata dia, giat Jokowi juga berjalan lancar untuk membagikan bantuan langsung tunai minyak goreng bagi 100 orang penerima Program Keluarga Harapan dan 100 orang pedagang kaki lima di Pasar Bogor dan Pasar Anyar.

Pada giat di kedua pasar itu, Presiden Jokowi didampingi oleh Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil dan Wali Kota Bogor, Bima Arya Sugiarto. "Alhamdulillah, semua berjalan lancar hari ini," kata dia.

Baca juga: Aliansi BEM Surabaya minta pengusutan tuntas mafia minyak goreng

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel