Kepulauan Seribu tambah destinasi wisata religi berupa masjid

Pemerintah Kabupaten Kepulauan Seribu menambah destinasi wisata baru berupa Masjid Makam Sultan Maulana Mahmud Zakaria, di Pulau Panjang, Kepulauan Seribu Utara.

"Alhamdulillah kami telah melengkapi destinasi di Kepulauan Seribu yaitu wisata religi di Pulau Panjang, bertambahnya destinasi ini dapat membangkitkan warga pulau khususnya Pulau Kelapa dan Pulau Harapan," kata Bupati Kepulauan Seribu Junaedi dalam keterangan resmi di Jakarta, Jumat.

Dengan demikian, kata Junaedi, nantinya Kepulauan Seribu tidak hanya sebagai wisata bahari, budidaya alam maupun kuliner, namun sebagai tempat wisata religi untuk wisatawan.

Peresmian destinasi wisata religi itu ditandai dengan pemukulan beduk oleh Junaedi dan disaksikan sejumlah aparatur sipil negara dan warga Kabupaten Kepulauan Seribu.

Baca juga: Pulau Untung Jawa destinasi wisata favorit di Kepulauan Seribu

Bupati Junaedi menjelaskan, penetapan Masjid Makam Sultan Maulana Mahmud Zakaria di Pulau Panjang sebagai destinasi wisata religi itu merupakan strategi pengembangan konsep wisata Kepulauan Seribu.

Peresmian destinasi wisata religi tersebut juga sekaligus menjadi ajang memperkenalkan beragam produk Usaha Mikro Kecil Menengah setempat, seperti pempek, ikan asin, kerupuk ikan, dan lainnya dalam bazar makanan dari UMKM Jakpreneur Kelurahan Pulau Kelapa dan Kelurahan Pulau Harapan.

Terdapat lima kios berdiri untuk dimanfaatkan pelaku UMKM setempat menjajakan dagangan mereka kepada wisatawan yang berkunjung ke sana.

"Alhamdulillah Masjid Makam Sultan Maulana Mahmud Zakaria resmi diluncurkan, sehingga kami para UMKM dan Jakpreneur dapat menambah satu tempat untuk menawarkan produk kami. Semoga banyak para wisatawan yang datang dan produk kami banyak yang beli," ucap pendamping Jakpreuner Kelurahan Kelapa, Linda.

Baca juga: Kepulauan Seribu kampanyekan kurangi sampah plastik melalui tumbler

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel