Keputusan DPR soal BBM naik tinggal selangkah lagi

MERDEKA.COM. Rapat Badan Anggaran (Banggar) di DPR sudah menyetujui skema bantuan langsung sementara masyarakat (BLSM) sebagai kompensasi naiknya harga BBM. Meski ada koreksi berupa pemangkasan waktu pelaksanaan, mayoritas parpol telah menyatakan kata sepakat.

Selesai di Banggar, keputusan akhir soal BLSM yang jadi penentu naiknya harga BBM tinggal menunggu hasil rapat paripurna yang berlangsung Senin (17/6) mendatang. Ketua DPR, Marzuki Alie mengaku tidak bisa memprediksi keputusan paripurna nanti.

"Ya pokok Senin nanti kita paripurna. Hasilnya seperti apa, kita belum tahu," kata Marzuki di Parlemen, Senayan, Jakarta, Jumat (14/6).

Sejauh ini, dari 11 partai politik yang duduk di Parlemen, empat di antaranya menolak kenaikan BBM. Yaitu PKS, Partai Gerindra, PDIP dan Partai Hanura.

Kalau dipetakan, empat parpol tolak BBM naik memiliki jumlah suara sebesar 194 suara dari 560 total anggota DPR. Rinciannya PKS 57 suara, PDIP 94 suara, Partai Gerindra 26 suara dan Partai Hanura 17 suara.

Sedangkan suara parpol yang mendukung BBM naik 366 suara. Dengan Rincian Partai Demokrat 148, Partai Golkar 106, PAN 46, PPP 38 dan PKB 28 suara.

Memang kalau dilihat secara head to head, jumlah yang menolak BBM naik jauh di bawah partai yang dukung pemerintah. Namun, seperti kaedah politik pada umumnya yang menyatakan politik itu last minute, bisa saja angka tersebut berubah dan itu tergantung dengan keseriusan para anggota dewan melihat BBM dari sudut pandang lain.

Sumber: Merdeka.com
Memuat...
PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Bila menemukan komentar bermuatan menghina atau spam, berikan jempol bawah, tanda Anda tak menyukai muatan komentar itu. Komentar yang baik, berikan jempol atas.


Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Hargai pembaca lain dengan berbahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.


Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.