Kerabat Ragu Satu Keluarga Tewas di Kalideres karena Kelaparan

Merdeka.com - Merdeka.com - Adik ipar dari salah satu korban tewas di Perumahan Citra Garden, Kalideres, Jakarta Barat, Handoyo meragukan penyebab kematian adalah kelaparan. Bukan tanpa alasan, Handoyo pun mengungkap latar belakang perekonomian para korban.

"(Ekonomi) biasa-biasa saja, yang saya tahu ibunya dulu jualan kue, bapaknya kerja kantor, tapi anaknya saya tidak tahu kerja apa lupa," kata dia di Polsek kalideres, Sabtu (12/11).

Ini diungkapkan Handoyo usai menjalani pemeriksaan di Polsek Kalideres, Sabtu (12/11), bersama istrinya Ris Astuti. Handoyo mengatakan, ia justru kaget kala mendengar isu korban meninggal akibat kelaparan.

"Kenapa dia tidak menghubungi saudara atau mungkin minta tolong tetangga tapi tidak ada sama sekali, sehingga kita juga kaget baru tahu kalau sampai begitu parahnya," ujar dia.

Handoyo mengakui jarang berkomunikasi dengan para korban. Seingatnya, sekira 20 tahun lalu. Tapi komunikasi dengan istri terakhir sekitar 2 tahun lalu.

"Istri saya hubungi selamat ulang tahun begitu, tapi itu dibales, direspons. mungkin tahun-tahun lalu ya," ujar dia.

Korban Pernah Bagi-Bagi Bingkisan

Sementara itu, Ris Astuti menambahkan, para korban secara ekonomi tergolong cukup. Selama ini, Ris tak pernah mendengar para korban mengeluh tidak punya makanan.

Bahkan, waktu tinggal di Gunung Sahari mereka suka memberikan bingkisan kepada keluarga berupa makanan atau baju. "Kalau kita ultah kirimin paket," ujar dia.

Sepengetahuannya, korban dulunya ada yang menjual kue dan pekerja kantoran. Namun, akhir-akhir ini tak tahu-menahu karena sudah lama tidak menjalin komunikasi. Ris menyampaikan, kabar meninggalnya para korban diketahui dari RT setempat.

"Dari pak RTnya, kebetulan adik pak RT tinggal di Gunung Sahari di rumah kakak. Dari kakak baru kontakan ke saudaranya," ujar dia.

Ris mengatakan, ia berencana meminta surat pengambilan jenazah. Rencana korban akan dikremasi di Cilincing. "Jenazah rencana besok dikremasi, hari ini minta surat," ujar dia.

Reporter: Ady Anugrahadi

Sumber: Liputan6.com. [tin]