Keracunan Makanan, Livy Renata Mengaku Trauma

Fimela.com, Jakarta Beberapa waktu lalu, Livy Renata sempat dilarikan ke Unit Gawat Darurat (UGD) rumah sakit setelah mengonsumsi tutut. Ketika itu, perempuan cantik ini sedang syuting sebuah acara yang konsepnya makan street food.

"Ceritanya i disuruh makan tutut pas i makan tutut besok lusanya muntaber jadi sama mami langsung dimasukin ke UGD. Jadi i tuh keracunan soalnya lagi ada acara gitu, mereka itu konsepnya makan street food," kata Livy seperti yang dilansir dari KapanLagil.com.

Livy Renata mengaku jika dirinya sudah terbiasa makan street food. Akan tetapi saat makan tutut, perutnya tidak nyaman. "Soalnya awalnya i terima (makan) seafood soalnya i sering makan street food di PIK. Cuma kalau di acara-acara kan banyak banget tuh suka bilang Livy kan nggak pernah coba ini cobain aja makanan ini. Soalnya i kan udah ada (menu) makanan sendiri sekalinya makan tutut mungkin kaget kali," jelasnya.

Sembuh

<p>Livy Renata merupakan gadis cantik yang lahir di Jakarta pada 26 Maret 2002. Kecantikan wajahnya mampu memikat banyak orang apalagi ia memiliki garis wajah oriental yang kental. (Instagram/livyrenata)</p>

Livy Renata merupakan gadis cantik yang lahir di Jakarta pada 26 Maret 2002. Kecantikan wajahnya mampu memikat banyak orang apalagi ia memiliki garis wajah oriental yang kental. (Instagram/livyrenata)

Ketika keracunan Livy merasa pusing dan lemas. Sebenarnya kini Livy belum sembuh total, akan tetapi lantaran ada gala premiere film Love In Game, dirinya harus tetap hadir.

"Cuma pusing-pusing sama lemas badan i. Sebenarnya sampai sekarang belum full sembuh sih cuma karena ada gala premiere (tetap hadir)," ungkapnya.

Trauma

Livy Renata (Sumber: Instagram/livyrenata)
Livy Renata (Sumber: Instagram/livyrenata)

Setelah mengalami keracunan, Livy mengaku jika dirinya trauma tidak ingin makan yang aneh-aneh lagi. Ia akan lebih hati-hati untuk memilih makan.

"Kayaknya habis ini nggak mau makan seafood lagi sih yang (makanan) aneh-aneh lagi for me takutnya kenapa-kenapa," tutupnya.