Kerajinan Logam di Kotagede, dari Tembaga hingga Perak

Dian Lestari Ningsih, PojokSeni
·Bacaan 2 menit

VIVA – Motif klasik khas Kotagede terkenal hingga mancanegara. Kerajinan perak sudah menjadi ciri khas Kotagede Yogyakarta. Selama ini kalau membicarakan kerajinan perak di Indonesia pasti dikaitkan dengan Kotagede. Tapi jangan salah, Kotagede pun juga punya perajin kerajinan logam selain perak, yakni tembaga, kuningan dan alumunium.

Para pengrajin logam ini masih terdapat di sekitar Kotagede. Keberadaan para perajin logam di Kotagede mulai ada sejak abad ke 16 dan bertahan hingga sekarang. Tapi memang saat itu kerajinan logam yang dibuat perajin hanya untuk memenuhi kebutuhan kraton atau kerajaan saja. Banyak kerajinan logamnya juga masih menggunakan corak klasik khas Kotagede, jadi sangat ekslusif.

Corak tersebut nampaknya memikat pihak kerajaan, bahkan juga penjajah Belanda saat itu. Motif klasik khas Kotagede diperkirakan mulai berkembang ketika Kotagede menjadi ibukota kerajaan Mataram Islam. Motif klasik khas Kotagede mencerminkan keanekaragaman budaya hingga kekayaan alam di Yogyakarta.

Jika diaplikasikan dalam kerajinan logam menjadi ukiran yang indah dan bernilai seni tinggi. Saat ini motif tersebut pun masih dapat kita temui di beberapa toko kerajinan logam di sekitar Kotagede. Namun, seiring perkembangan zaman dan permintaannya mulai surut, industri kerajinan logam di Kotagede pun juga dibuat khawatir. Lantas, seperti apa perkembangan kerajinan logam di Kotagede saat ini?

Motif klasik Kotagede mengangkat tema keanekaragaman hayati Kotagede dulu, sebelum menjadi kawasan padat penduduk memang sebuah hutan luas yang penuh dengan berbagai tumbuhan di dalamnya. Kekayaan flora itulah yang turut memperkaya inspirasi penciptaan motif. Sehingga berjalannya waktu, mulai bermunculan pelopor kerajinan bermotif klasik di Kotagede.

Bisa diaplikasikan ke dalam perhiasan perak, helm ukir logam hingga kerajinan ukir logam lainnya. Saat ini para podusen kerajinan logam di Kotagede pun mulai menawarkan berbagai kombinasi motif kekinian. Contohnya dalam helm ukir logam, motif klasik tersebut dikombinasikan dengan tema pertambangan karena pemesan adalah perusahaan tambang.

Tempat pembuatan kerajinan logam yang masih bertahan NBAS Kotagede merupakan salah satu studio pembuat kerajinan ukir berbahan khusus tembaga dan kuningan yang juga berpengalaman di Kotagede. Disana terdapat sanggar pengrajin logam yang umumnya para pengrajin di dalamnya sudah menekuni profesi tersebut lebih dari 15 hingga 20 tahun. Beberapa pengrajin ukir tembaga dan kuningan di sanggar tersebut juga memang dikenal menjadi tokoh pengrajin ukir logam senior di kotagede.

SUMBER ASLI