Keras, Shin Tae-yong Sebut Pemain Indonesia Lambat

Robbi Yanto
·Bacaan 1 menit

VIVA – Pelatih Timnas Indonesia, Shin Tae-yong mendapatkan kesempatan yang tak biasa usai menyaksikan pertandingan Ansen Greeners melawan Jeonnam Dragons dalam laga lanjutan K League 2 di Stadion Ansan, Minggu 11 April 2021.

Tae-yong hadir dalam laga itu untuk menepati janjinya menonton aksi Asnawi Mangkualam Bahar. Dia hadir di stadion ditemani dengan Walikota Ansan, Yoon Hwa-seop.

Setelah pertandingan, juru taktik 51 tahun itu hadir di konferensi pers. Jelas ini aneh karena dia bukanlah sosok yang terlibat dalam berlangsungnya K League 2.

Namun, dia hadir pada momen itu untuk memberikan tanggapannya tentang Asnawi. "Saya bukan manajer K-League, haruskah saya mengadakan konferensi pers," kata Tae-yong, dikutip Sport-G

Shin Tae-yong memberikan berbagai nasihat kepada Asunawi dan berharap agar Asanwi cepat beradaptasi dengan budaya Korea.

Selain itu, Tae-yong memberikan pandangan soal pemain Indonesia. Yang dirasakannya sejak Desember 2019 hingga saat ini, para pemain Indonesia sangat lambat.

Tae-yong menyebut, jika biasanya para pemain Korea membutuhkan waktu tiga menit untuk bersiap latihan, pemain Indonesia butuh waktu 15 menit.

"Jika Anda pergi ke suatu negara, Anda harus mempelajari budaya negara itu dengan cepat dan mempelajari gaya hidup masyarakat," ucap Tae-yong.

"Kata yang selalu saya ucapkan di Indonesia adalah 'cepat'. Di Korea persiapan latihan membutuhkan waktu tiga menit, sedangkan di Indonesia persiapan latihan membutuhkan waktu 15 menit. Ini sangat lambat, bisa membuat orang jadi gila," ujarnya.

Sementara itu, Asnawi yang berada di samping sang pelatih mendengarkan dengan serius nasihat itu yang dialihbahasakan oleh penerjemah.

Tae-yong saat ini sedang berada di Korea Selatan untuk menjalani pemulihan usai terkena virus Corona COVID-19. Sebelumnya dia mengatakan akan kembali ke Indonesia pada awal Mei mendatang.