Keren, Kodam XII/Tajungpura Ciptakan Alat Anti Corona

Radhitya Andriansyah

VIVA – Pandemi Virus Corona semakin menggila di Indonesia. Sejumlah pihak terus disibukkan dengan berbagai tindakan untuk mengakhiri wabah yang berasal dari Wuhan, China. Tak terkecuali Tentara Nasional Indonesia (TNI), yang baru-baru ini berinovasi membuat alat anti Corona.

Dalam akun Instagram Pusat Penerangan (Puspen) TNI, diunggah sebuah video bagaimana para prajurit Komando Daerah Militer (Kodam) XII Tanjungpura, menciptakan sebuah alat untuk menangkal virus mematikan itu. Ya, alat tersebut dinamakan face shield, atau dalam Bahasa Indonesia berarti pelindung wajah.

Dalam video berdurasi 3,45 menit, para prajurit menunjukkan cara pembuatan face shield ini. Bahan-bahan yang digunakan cukup sederhana. Untuk membuat satu buah face shield, para prajurit ini hanya menggunakan plastik mika yang berfungsi sebagai pelindung utama, yang direkatkan pada karet tebal di bagian atas. 


Setelah plastik mika dan karet tebal dijahit menggunakan mesin jahit, barulah ditempelkan karet yang biasa dipakai untuk ikat pinggang anak-anak. Karet ini untuk mengaitkan pelindung ke bagian kepala orang yang memakai.

Face shield ini dibuat untuk dibagikan kepada para tenaga medis dan pasukan yang berada di garis terdepan, dalam penanganan pandemi Virus Corona. Pangdam XII/Tanjungpura, Mayjen TNI Muhammad Nur Rahmad, mengatakan bahwa ini adalah bentuk aksi nyata TNI untuk mengatasi wabah ini.

"Jadi, kembali lagi kita menjadi seorang survival. Setidaknya untuk mengatasi masalah dengan kemampuan yang dimiliki," ujar Nur Rahmad."

VIVA Militer: Pembagiam face shield oleh Kapaldam XII/Tanjungpura

Setelah diproduksi dalam jumlah yang cukup banyak, face shield buatan Kodam XII/Tanjungpura langsung dikirim ke sejumlah rumah sakit. Salah satu yang mendapatkan bantuan face shield adalah Rumah Sakut Antonius, Pontianak, Kalimantan Barat. Akhir Maret lalu, Rumah Sakit Antonius mendapatkan bantuan 100 buah face shield dari Kodam XII/Tanjungpura.

"Alat ini sangat dibutuhkan untuk para perawat, dan saat ini sudah sangat susah ditemukan di pasaran, apalagi didaerah Pontianak," ujar Kepala Peralatan Kodam (Kapaldam) XII/Tanjungpura, Kolonel Cpl Oktavianus Oskar.