TNI Ciptakan Energi Listrik di Kampung Tergelap Pedalaman Rimba Papua

Rifki Arsilan
·Bacaan 2 menit

VIVA – Tentara Nasional Indonesia (TNI) ternyata tidak hanya pandai dalam berperang atau memainkan senjata saja. Terbukti, seperti yang dilakukan oleh prajurit TNI dari Satuan Batalyon Mekanis (Yonmek) 516/Caraka Yudha yang bertugas sebagai Satuan Tugas Pengaman Perbatasan (Satgas Pamtas) di RI-PNG ini.

Prajurit TNI yang bermarkas di Jawa Timur itu ternyata berhasil membangun Pembangkit Listrik Tenaga Mikrohidro (PLTM)H untuk kepentingan masyarakat asli Papua yang tinggal pedalaman rimba di perbatasan RI-PNG.

Komandan Komando Resor Militer 174/Anim Ti Waninggap, Brigadir Jenderal TNI Bangun Nawoko selaku Komandan Komando Pelaksana Operasi (Dankolakops) Satgas Pamtas RI-PNG yang datang ke lokasi PLTMH mengapresiasi kerja keras prajurit TNI Satgas Pamtas RI-PNG tersebut.

Jarak antara Kota Merauke dengan lokasi pembangunan PLTMH harus ditempuh melalui jalur darat dengan waktu sekitar 15 jam. Jalan yang berlumpur dan terjal karena wilayah perbukitan menjadi tantangan tersendiri untuk prajurit TNI yang bertugas menjaga perbatasan antara RI dan PNG itu. Kendati demikian, kondisi jalan itu tidak menyurutkan para prajurit TNI Angkatan Darat itu untuk membangun daerah perbatasan yang jauh dari hingar-bingar ibukota.

Menurut Danrem, pembangunan PLTHM di Kampung Tetop Distrik Inyandit Kabupaten Boven Digoel itu merupakan salah satu bentuk kecintaan TNI kepada rakyat Papua. Wilayah perbatasan yang semulanya selalu dalam keadaan gelap gulita karena tidak ada listrik, kini menjadi terang benderang karena pembangkit listrik hasil karya prajurit TNI Satgas Pamtas RI-PNG dari satuan Yonmek 516/CY tersebut.

"Apa yang sudah dibuat oleh prajurit TNI yakni Pembangkit Listrik Tenaga Mikro Hidro ini yang dapat menerangi perumahan kampung Tetop sebanyak 52 kepala keluarga, anak sekolah dapat belajar pada malam hari. Saya minta supaya dirawat dan dijaga dengan baik," kata Danrem 174/ATW Merauke, Brigjen TNI Bangun Nawoko ketika meresmikan PLTMH perbatasan RI-PNG, Selasa, 26 Januari 2021.

Sementara itu, Dansatgas Pamtas RI-PNG Yonmek 516/CY Letkol Inf Radhi Rushin menambahkan, pembangunan PLTMH ini sebagai bentuk kemanunggalan TNI dan masyarakat, khususnya di Wilayah Boven Digoel, Papua. Dia berharap, dengan adanya PLTMH itu dapat bermanfaat untuk masyarakat, terlebih lagi untuk anak-anak yang harus belajar di malam hari.

"Kamu bersyukur dapat menyelesaikan pembuatan PLTMH ini untuk warga di sini, harapan kami dapat bermanfaat bagi warga dalam beraktivitas sehari-hari terlebih bagi anak-anak dalam belajar malam," kata Letkol Inf Radhi Rushin.

Untuk diketahui, hadir pada peresmian PLTMH itu diantaranya Bupati Kabupaten Boven Digoel, Kepala Seksi Logistik Korem 174 Merauke, Dandim 1711/Boven Digoel dan Dansatgas Yonif Mekanis 516/CY. Dalam kesempatan itu, jajaran TNI juga berkesempatan berdialog dengan para tokoh adat dan tokoh masyarakat Kampung Tetop, Boven Digoel.

Baca juga: 3 Jenderal TNI Melekat Ikut Presiden Jokowi ke Palembang