Kereta Arjuna Madiun -Surabaya Beroperasi Lagi

  • Lima Ribu Hektare Sawah Hilang untuk Jalan Tol

    Lima Ribu Hektare Sawah Hilang untuk Jalan Tol

    Tempo
    Lima Ribu Hektare Sawah Hilang untuk Jalan Tol

    TEMPO.CO, Surakarta - Pembangunan jalan tol yang menghubungkan dua kota terbesar di Indonesia, Jakarta dan Surabaya, berdampak menyusutnya lahan pertanian. …

  • Orang Indonesia Rentan Menjadi Miskin

    Orang Indonesia Rentan Menjadi Miskin

    TRIBUNnews.com
    Orang Indonesia Rentan Menjadi Miskin

    TRIBUNNEWS.COM - Sekitar 75 persen dari penduduk Indonesia memenuhi kehidupannya dengan uang kurang dari 4 dollar AS per hari. …

  • Potensi hasil laut senilai Rp 360 triliun raib

    Potensi hasil laut senilai Rp 360 triliun raib

    Merdeka.com
    Potensi hasil laut senilai Rp 360 triliun raib

    MERDEKA.COM. Kesatuan Nelayan Tradisional Indonesia (KNTI) menilai, sejak Presiden SBY mengeluarkan Instruksi Presiden No.15 Tahun 2011 tentang Perlindungan Nelayan, armada perikanan nasional justru bertumpuk di perairan kepulauan. …

TEMPO.CO, Madiun - Kereta Rel Diesel Indonesia (KRDI) Arjuna rute Madiun-Surabaya kembali beroperasi hari ini, Senin, 4 Februari 2013. »Mulai hari ini beroperasi lagi untuk menampung penumpang dari Madiun tujuan Surabaya,” kata juru bicara PT Kereta Api Indonesia (KAI) Daerah Operasional (Daop) VII Madiun, Sugianto.

Kereta Arjuna beroperasi tanpa pendingin udara itu berangkat dari Stasiun Besar Madiun pukul 04.35 dan tiba di Surabaya sekitar 08.00. Dari Surabaya berangkat sekitar pukul 10.25, tiba di Madiun pukul 14.12. »Berangkat dari Madiun lebih pagi agar mereka yang kerja di Surabaya masih bisa mengejar jam masuk kantor,” ujar Sugianto. Harga tiket Madiun-Surabaya maupun Surabaya Madiun hanya Rp 30 ribu.

Arjuna pernah dioperasikan pada rute yang sama pada Agustus hingga Nopember 2012. Kereta berangkat dari Stasiun Besar Madiun pukul 07.00 dan tiba di Surabaya pukul 11.00. Dari Surabaya pukul 16.30 dan tiba di Madiun pukul 21.30. Namun, KAI menghentikan pengoperasian Arjuna karena tingkat okupasi yang rendah.

Kereta yang digunakan sekarang bukan kereta bekas Kereta Rel Diesel Elektrik (KRDE) Arjuna AC yang dulu beroperasi tapi bekas KRDI Madiun Jaya non-AC rute Madiun-Yogyakarta pulang-pergi (PP). Sejak beberapa bulan lalu, kereta rute Madiun-Yogyakarta memang hanya menggunakan KRDI Madiun Jaya AC. Sedangkan KRDE Arjuna AC lama rute Madiun-Surabaya telah pindah melayani Semarang-Tegal dengan nama KRDE Kaligung Mas.

Meski sudah berubah jadwal, okupasi keberangkatan KRDI Arjuna di hari pertama tadi dengan rute Madiun-Surabaya belum begitu besar. »Sekitar 30 persen,” kata Sugianto. Dari kapasitas 300 orang, baru terisi 104 orang. Sugianto berharap, okupansi harian diharapkan lebih dari 70 persen.

ISHOMUDDIN

Berita terpopuler lainnya:

Yusuf Supendi: Konspirasi Suap Daging, PKS Mabuk

Kisah Penguntitan Sapi Berjenggot hingga Maharani

Terkait Penipuan, Luthfi Berutang Rp 5,5 Miliar

Anis Matta: PKS Ibarat Logo Nike

Spanduk Sapi, Anis Matta: Kami Bukan Makhluk Suci

Menguntit Sapi Berjenggot, Membelah ala Amuba

Memuat...
PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Bila menemukan komentar bermuatan menghina atau spam, berikan jempol bawah, tanda Anda tak menyukai muatan komentar itu. Komentar yang baik, berikan jempol atas.


Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Hargai pembaca lain dengan berbahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.


Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.

Memuat...