Kereta Belanda yang ditopang 'ekor paus' berhasil diangkat

·Bacaan 1 menit

Spijkenisse (AFP) - Crane secara aman berhasil mengangkat gerbong kereta Belanda dari patung besar ekor ikan paus pada Selasa, sehari setelah karya seni tersebut menghentikan kereta jatuh ke tanah.

Kereta menabrak penyangga di ujung lintasan di Spijkenisse dekat Rotterdam pada Senin pagi dan dibiarkan menggantung 10 meter di atas tanah, hanya ditahan oleh monumen perak besar tersebut.

Dalam operasi yang menguras tenaga, layanan darurat memotong gerbong depan seberat 22 ton pada Selasa sebelum dua crane besar mengangkatnya.

"Butuh waktu lebih lama dari yang kita inginkan," kata Carly Gorter, juru bicara wilayah keamanan Rotterdam-Rijnmond, kepada AFP di lokasi kejadian.

"Itu karena kami tidak dapat melihat benar-benar apa yang ada di bawah sana (gerbong) dan kami menemukan beberapa hal yang tidak kami perhitungkan, seperti risiko keselamatan."

Sejumlah kerusakan ringan dapat terlihat pada patung berusia 20 tahun, yang terpajang di sebuah taman dan secara kebetulan dinamai "Saved by the Whale's Tail".

Masinis tidak mengalami luka dalam insiden tersebut dan tidak ada penumpang di dalamnya saat itu.

Gorter mengatakan penyebab kecelakaan masih "sangat belum jelas", namun otoritas Belanda berharap bahwa perekam data "kotak hitam" kereta, yang tersimpan di gerbong depan, akan memberikan lebih banyak petunjuk.