Kereta Ekonomi Non AC Bakal Dihapuskan

  • Istana Tolak Akuisisi BTN, Dahlan: Sayang Sekali

    Istana Tolak Akuisisi BTN, Dahlan: Sayang Sekali

    Tempo
    Istana Tolak Akuisisi BTN, Dahlan: Sayang Sekali

    TEMPO.CO, Jakarta - Menteri Badan Usaha Milik Negara Dahlan Iskan menyayangkan penolakan Istana atas akuisisi Bank Tabungan Negara (BTN) oleh Bank Mandiri. "Sayang sekali sebenarnya. Momentum yang sangat baik tidak bisa kita manfaatkan," kata Dahlan kepada wartawan melalui pesan pendek pada Rabu, 23 April 2014. …

  • Dahlan Iskan melawan SBY dan Dipo Alam

    Dahlan Iskan melawan SBY dan Dipo Alam

    Merdeka.com
    Dahlan Iskan melawan SBY dan Dipo Alam

    MERDEKA.COM. Kemarin, Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) melalui Sekretaris Kabinet (Setkab) Dipo Alam meminta Menteri BUMN Dahlan Iskan menunda rencana privatisasi PT. Bank Tabungan Negara (BBTN). …

  • Dahlan beberkan kekecewaannya saat SBY tak restui BTN diakuisisi

    Dahlan beberkan kekecewaannya saat SBY tak restui BTN diakuisisi

    Merdeka.com
    Dahlan beberkan kekecewaannya saat SBY tak restui BTN diakuisisi

    MERDEKA.COM. Presiden Susilo Bambang Yudhoyono meminta agar rencana akuisisi lebih dari 60 persen saham pemerintah di Bank Tabungan Negara (BTN) oleh Bank Mandiri ditunda. Soalnya, wacana itu dinilai sudah meresahkan masyarakat. …

TEMPO.CO, Jakarta --PT Kereta Api Indonesia (KAI) menyatakan, dari dana "public service obligation" (PSO) Rp 704 miliar, perseroan hanya mengajukan Rp 285 miliar. "Dengan ketentuan, seluruh kereta api (KA) ekonomi di-AC-kan," kata Kepala Humas KAI, Mateta Rijalulhaq, saat ditemui di sela-sela silaturahmi di Hotel Dharmawangsa, Rabu malam, 13 Maret 2013.

PT KAI mentargetkan akan menghapus semua KA ekonomi nonAC dan menggantinya dengan rangkaian berAC pada Lebaran tahun ini. Mateta mengatakan, kelebihan PSO dapat dialihkan untuk kereta perintis, dengan catatan seluruh kereta ekonomi jarak jauh yang masih nonAC diubah menjadi KA berAC. Saat ini PT KAI telah mengerjakan pemasangan AC pada 70 persen rangkaian KA yang ada.

Mateta menyebut PT KAI sebelumnya mengoperasikan lebih dari 1.000 rangkaian KA di Jawa dan Sumatera. Dengan pemasangan AC di seluruh rangkaian KA Ekonomi, ia menuturkan, nantinya pasti akan dilakukan penyesuaian tarif. Ia pun berharap nantinya pemerintah menetapkan ketentuan untuk para penumpang yang tidak mampu.

"Pemerintah tinggal mensubsidi dan membuatkan kartu miskin, misalnya," ucap Mateta. Ia pun memberi contoh. Jika tarif KA Rp 150 ribu, PT KAI memberlakukan Rp 45 ribu untuk penumpang tidak mampu. Kemudian selisih tarif tersebut ditagihkan kepada pemerintah.

Ia menilai tingkat keterisian atau okupansi KA Ekonomi tidak akan berkurang dengan penyesuaian tarif karena pemasangan AC. Malahan, kata dia, penumpang berani membayar tarif yang lebih tinggi, hingga Rp 150 ribu, untuk dapat menikmati fasilitas tersebut. Mateta mengungkapkan, rencana pemasangan AC pada KA Ekonomi nonAC sudah mulai diterapkan pada masa angkutan Lebaran 2012.

"Cuma belum satu rangkaian," ujarnya. Saat itu, baru ada tiga dari tujuh gerbong dalam satu rangkaian yang dipasangi AC. Ia menyatakan pemasangan AC harus dilakukan bertahap. Apabila dilakukan sekaligus, kata dia, maka ketersediaan KA yang dioperasikan akan terganggu.

MARIA YUNIAR

Baca juga:

Prabowo: Negara Ini Sedang Sakit

Soal Hercules, Kapolda: Tak Usah Gentar!

KPK Usut Pertemuan Bambang cs

Kasus Harrier Anas, KPK Periksa Dua Perwira Polisi

Memuat...
PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Bila menemukan komentar bermuatan menghina atau spam, berikan jempol bawah, tanda Anda tak menyukai muatan komentar itu. Komentar yang baik, berikan jempol atas.


Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Hargai pembaca lain dengan berbahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.


Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.

Memuat...