Kereta Tambahan Mulai H-7 Lebaran  

  • Istana Tolak Akuisisi BTN, Dahlan: Sayang Sekali

    Istana Tolak Akuisisi BTN, Dahlan: Sayang Sekali

    Tempo
    Istana Tolak Akuisisi BTN, Dahlan: Sayang Sekali

    TEMPO.CO, Jakarta - Menteri Badan Usaha Milik Negara Dahlan Iskan menyayangkan penolakan Istana atas akuisisi Bank Tabungan Negara (BTN) oleh Bank Mandiri. "Sayang sekali sebenarnya. Momentum yang sangat baik tidak bisa kita manfaatkan," kata Dahlan kepada wartawan melalui pesan pendek pada Rabu, 23 April 2014. …

  • Dahlan Iskan melawan SBY dan Dipo Alam

    Dahlan Iskan melawan SBY dan Dipo Alam

    Merdeka.com
    Dahlan Iskan melawan SBY dan Dipo Alam

    MERDEKA.COM. Kemarin, Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) melalui Sekretaris Kabinet (Setkab) Dipo Alam meminta Menteri BUMN Dahlan Iskan menunda rencana privatisasi PT. Bank Tabungan Negara (BBTN). …

  • Kemendag klaim industri fesyen muslim RI paling ternama di dunia

    Kemendag klaim industri fesyen muslim RI paling ternama di dunia

    Merdeka.com
    Kemendag klaim industri fesyen muslim RI paling ternama di dunia

    MERDEKA.COM. Kementerian Perdagangan mengklaim industri fesyen muslim Indonesia saat ini paling ternama di dunia. Industri sejenis di Malaysia, negara muslim terdekat, dinilai belum mampu menyaingi. …

TEMPO.CO, Jakarta - PT Kereta Api Indonesia (KAI) akan mengoperasikan kereta tambahan mulai sepekan sebelum Lebaran. Juru bicara KAI, Sugeng Priyono, di Jakarta, Senin, 23 Juli 2012, mengatakan kereta tambahan tersebut akan beroperasi hingga H+7 Lebaran.

Perusahaan kereta api milik negara itu menetapkan masa angkutan selama 16 hari, yakni periode pra-Lebaran 12-18 Agustus 2012 dan setelah Lebaran 21-27 Agustus. Diperkirakan, puncak arus mudik Lebaran terjadi pada 16 Agustus. Sedangkan puncak arus balik diprediksi 25 Agustus.

Untuk itu, KAI menyiapkan kereta reguler sebanyak 178 rangkaian, 18 kereta tambahan komersial, dan 14 rangkaian tambahan kelas ekonomi. Berikut ini daftar rangkaian kereta tambahan kelas komersial dan ekonomi:

Kereta Tambahan Komersial

1. Argo Lawu Lebaran, Solo-Gambir

2. Argo Lawu Lebaran, Gambir-Solo

3. Argo Dwipangga, Solo-Gambir

4. Argo Dwipangga, Gambir-Solo

5. Gajayana Lebaran, Malang-Gambir

6. Gajayana Lebaran, Gambir-Malang

7. Cirebon Ekspres Lebaran, Cirebon-Gambir

8. Cirebon Ekspres Lebaran, Gambir-Cirebon

9. Lodaya Lebaran, Bandung-Solo

10. Lodaya Lebaran, Solo-Bandung

11.Lodaya Lebaran (Pagi), Bandung-Solo

12. Lodaya Lebaran (Pagi), Solo-Bandung

13. Sancaka Lebaran, Surabaya Gubeng-Yogyakarta

14. Sancaka Lebaran, Yogyakarta-Surabaya Gubeng

15. Sancaka Lebaran (Pagi), Surabaya Gubeng-Yogyakarta

16. Sancaka Lebaran (Pagi), Yogyakarta-Surabaya Gubeng

17. Sawunggalih Lebaran, Kutoarjo-Pasar Senen

18. Sawunggalih Lebaran, Pasar Senen-Kutoarjo

Kereta Tambahan Ekonomi

1. Pasundan Lebaran, Surabaya Gubeng-Kiaracondong

2. Pasundan Lebaran, Kiaracondong-Surabaya Gubeng

3. Kertajaya Lebaran, Surabaya Pasarturi-Pasar Senen

4. Kertajaya Lebaran, Pasar Senen-Surabaya Pasarturi

5. Tawangjaya Lebaran, Semarang Poncol-Pasar Senen

6. Tawangjaya Lebaran, Pasar Senen-Semarang Poncol

7. Matarmaja Lebaran, Malang-Pasar Senen

8. Matarmaja Lebaran, Pasar Senen-Malang

9. Mantab Lebaran, Madiun-Tanahabang

10. Mantab Lebaran, Tanahabang-Madiun

11. Kutojaya Utara Lebaran, Kutoarjo-Pasar Senen

12. Kutojaya Utara Lebaran, Pasar Senen-Kutoarjo

13. Kutojaya Selatan Lebaran, Kutoarjo-Kiaracondong

14. Kutojaya Selatan Lebaran, Kiaracondong-Kutoarjo

MARIA YUNIAR

Terpopuler:

Memuat...
PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Bila menemukan komentar bermuatan menghina atau spam, berikan jempol bawah, tanda Anda tak menyukai muatan komentar itu. Komentar yang baik, berikan jempol atas.


Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Hargai pembaca lain dengan berbahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.


Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.

Memuat...