Keringat Darah Liverpool selama 30 Tahun Puasa Gelar Premier League

Bola.com, Jakarta - Liverpool akhirnya resmi menjadi kampiun Premier League 2019-2020. Gelar yang pantas The Reds raih, mereka begitu perkasa pada musim ini. Penantian klub selama 30 tahun pun sirna di bawah komando Jurgen Klopp.

Kepastian Liverpool juara Premier League terjadi pada Jumat (26/6/2020) dini hari WIB. Liverpool tidak perlu berlaga untuk menjadi juara. Kekalahan Manchester City atas Chelsea menjadi laga penentu gelar bagi The Reds.

Man City kalah dengan skor 2-1 atas Chelsea di Stamford Bridge. Hasil ini membuat poin maksimal yang bisa didapat Man City hanya 84 dalam tujuh laga ke depan. Sedangkan, Liverpool sudah meraih 86 poin.

Liverpool sendiri bermain bagus di laga pekan ke-31 pada Kamis (25/6/2020) dini hari WIB. Pada duel di Anfield tersebut, Liverpool menang dengan skor 4-0 atas Crystal Palace. Hasil yang gemilang dari Sadio Mane dan kolega.

Libatkan 239 Pemain

Steven Gerrard (tengah) berlari dengan Sami Hyypia (kiri) dan Xabi Alonso di Anfield, Liverpool, pada 15 Mei 2007. (AFP PHOTO/PAUL ELLIS PAUL ELLIS / AFP)

Dari kurun musim 1990/1991 hingga 2019/2020, ada 239 pemain berbeda yang membela Liverpool.

Nama Jamie Carragher, yang merupakan produk akademi klub, tercatat sebagai pemain dengan penampilan paling banyak. Sang mantan kapten itu telah mencatatkan 508 pertandingan sebelum akhirnya pensiun. Tidak ada gelar Premier League yang diberikan Jamie Carragher.

Setelah Jamie Carragher, ada nama Steven Gerrard, Sami Hyypia, Pepe Reina, dan Steve MmcManaman sebagai pemain dengan penampilan terbanyak dalam 30 tahun terakhir.

Robbie Fowler, yang juga produk akademi klub, tercatat sebagai penyumbang gol paling banyak dalam periode penantian gelar juara. Robbie Fowler mencetak 128 gol di liga dalam dua kesempatan membela Liverpool.

  

King Kenny hingga Jurgen Klopp

Kenny Dalglish (tengah) saat menjuarai Liga Inggris musim 1989-1990. (Dok. Liverpool FC)

Pada musim 1990-1991, Liverpool masih memakai jasa Kenny Dalglish sebagai manajer. King Kenny, begitu fans Liverpool menjulukinya, merupakan nama yang legendaris bagi klub.

Pada masa 30 penantian gelar juara, Liverpool melakukan sembilan pergantian manajer (permanen). Dari King Kenny pada musim 1990-1991, Liverpool punya Jurgen Klopp yang mulai bertugas di Anfield pada 2015 lalu.

Di antara kedua manajer itu, ada nama Graeme Souness (1991-1994), Roy Evans (1994-1998), Evans dan Gerrard Houllier (1998), Gerrard Houllier (1998-2004), Rafael Benitez (2004-2010), Roy Hodgson (2010-2011), Kenyy Daglish (2011-2012), dan Brendan Rodgers (2012-2015). Tak ada satu pun yang mampu meraih gelar Premier League.

  

218 Pemain: Buang Duit 1,47 Miliar Poundsterling

Gelandang Liverpool, Takumi Minamino, menggiring bola saat melawan Crystal Palace pada laga Premier League di Stadion Anfield, Rabu (24/6/2020). Liverpool menang dengan skor 4-0. (AP/Phil Noble)

Takumi Minamino menjadi transfer terakhir yang dilakukan Liverpool sebelum menjadi juara Premier League 2019-2020. Pemain asal Jepang itu dibeli dengan harga 7.25 juta pounds dari FC Salzburg pada Januari 2020.

Pada periode 1990-1991 hingga Januari 2020, Liverpool telah membeli 218 pemain baru. Dana 1,47 Miliar Poundsterling digelontorkan ke bursa transfer.

Virgil van Dijk menjadi pembelian paling mahal bagi Liverpool. Sadio Mane, Luis Suarez, Mohamed Salah, dan Alisson Becker juga masuk dalam jajaran transfer mahal klub. Mereka punya rekam jejak yang bagus bersama Liverpool.

Selain itu, ada juga beberapa pemain mahal lain seperti Andy Carroll, Christian Benteke, dan Mario Balotelli. Hanya saja, transfer ini dianggap kegagalan.

Sumber asli: BBC Sport

Disadur dari: Bola.net (Asad Arifin, Published 26/6/2020)

Video