Kerja Sama Indonesia-China akan Fokus Pembangunan Infrastruktur

  • Orang Indonesia Rentan Menjadi Miskin

    Orang Indonesia Rentan Menjadi Miskin

    TRIBUNnews.com
    Orang Indonesia Rentan Menjadi Miskin

    TRIBUNNEWS.COM - Sekitar 75 persen dari penduduk Indonesia memenuhi kehidupannya dengan uang kurang dari 4 dollar AS per hari. …

  • Lima Ribu Hektare Sawah Hilang untuk Jalan Tol

    Lima Ribu Hektare Sawah Hilang untuk Jalan Tol

    Tempo
    Lima Ribu Hektare Sawah Hilang untuk Jalan Tol

    TEMPO.CO, Surakarta - Pembangunan jalan tol yang menghubungkan dua kota terbesar di Indonesia, Jakarta dan Surabaya, berdampak menyusutnya lahan pertanian. …

  • Potensi hasil laut senilai Rp 360 triliun raib

    Potensi hasil laut senilai Rp 360 triliun raib

    Merdeka.com
    Potensi hasil laut senilai Rp 360 triliun raib

    MERDEKA.COM. Kesatuan Nelayan Tradisional Indonesia (KNTI) menilai, sejak Presiden SBY mengeluarkan Instruksi Presiden No.15 Tahun 2011 tentang Perlindungan Nelayan, armada perikanan nasional justru bertumpuk di perairan kepulauan. …

Jakarta (ANTARA) - Duta Besar China untuk Indonesia Liu Jianchao mengatakan kerja sama ekonomi antara negara yang diwakilinya dengan Indonesia akan fokus pada pembangunan infrastruktur di sejumlah daerah Nusantara.

"Kami tahu bahwa perdagangan antara China dan Indonesia sangat besar, namun perdagangan saja tidak cukup karena butuh infrastruktur yang baik untuk melanjutkan kerja sama ini," kata Liu kepada Antara di Jakarta, Jumat.

Total volume perdagangan Indonesia-China pada 2012 mencapai 66 miliar dolar AS atau naik sekitar enam miliar dolar AS dari tahun sebelumnya. Kedua negara menargetkan volume tersebut dapat dinaikkan menjadi 80 miliar dolar AS pada 2015.

Liu berpendapat bahwa untuk mempertahankan dan meningkatkan volume perdagangan yang besar tersebut, pemerintah Indonesia besama pihak swasta harus mengalokasikan anggaran yang sangat banyak untuk membangun infrastruktur yang mendukung.

Indonesia saat ini membutuhkan investasi infrastruktur sebesar Rp1.626 trilyun untuk mencapai target rata-rata pertumbuhan ekonomi sebesar 6,3 persen pada 2010-2014. Sementara itu, pemerintah hanya mampu membiayai tujuh persen dari total kebutuhan itu sehingga sisanya harus dicari dari pihak swasta.

"Oleh karena itulah kami tertarik untuk berinvestasi pada sektor infrastruktur di Indonesia. Selama ini kami telah banyak merancang, membangun dan membiayai berbagai proyek di sini," kata dia.

Selain itu, Liu menyebutkan beberapa bank dari negaranya yang telah membuka cabang di Indonesia seperti China Development Bank. Lembaga keuangan tersebut menurut Liu sedang mencari kemungkinan untuk membiayai beberapa proyek pembangunan fasilitas umum.

Indonesia menurut Liu tengah bertransformasi menjadi negara yang bersahabat bagi investor asing dengan menawarkan lingkungan bisnis yang stabil serta kebijakan yang konsisten.

"Dengan iklim investasi yang mendukung, masyarakat China berkeinginan kuat untuk menanamkan modalnya di Indonesia khususnya di bidang infrastruktur," kata Liu.(tp)

Memuat...
PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Bila menemukan komentar bermuatan menghina atau spam, berikan jempol bawah, tanda Anda tak menyukai muatan komentar itu. Komentar yang baik, berikan jempol atas.


Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Hargai pembaca lain dengan berbahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.


Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.

Memuat...