Keroyok Warga Pekanbaru, Dua Anggota Geng Motor Asmara Kacau Diringkus Polisi

Merdeka.com - Merdeka.com - Polisi menangkap dua pelaku pengeroyokan terhadap tiga warga di Pekanbaru. Dua pelaku ini merupakan komplotan geng motor. Keduanya melakukan penganiayaan saat lagi konvoi bersama 20 orang lainnya.

"Dua orang ini ditangkap atas kasus pengeroyokan di sebuah kafe di Jalan Arjuna, Kecamatan Payung Sekaki, Kota Pekanbaru, Riau pada Sabtu (19/11) lalu," ujar Kapolresta Pekanbaru Kombes Pol Pria Budi kepada merdeka.com, Selasa (22/11).

Sementara itu Kasat Reskrim Polresta Pekanbaru Kompol Andrie Setiawan mengatakan, kedua pelaku yakni MI (19) dan MF (17). Mereka berdua yang terlibat melakukan penganiayaan.

"Jadi MI dan MF ini bersama 20an orang temannya sedang melintas di Jalan Arjuna sepeda motor, lalu mereka tak senang saat dipandangi oleh sejumlah pemuda yang lagi nongkrong di kafe. Akhirnya MI dan MF menganiaya tiga orang pemuda itu," lanjut Andrie.

Para pelaku menganiaya ketiga korban dengan menggunakan double stik dan stik baseball. Akibatnya, ketiga korban mengalami luka memar pada tubuh dan lengan.

"Masyarakat yang melihat kejadian itu langsung melaporkan hal tersebut ke Polresta Pekanbaru, lalu tim langsung bergerak mencari para pelaku," jelasnya.

Setelah berkeliling melakukan penyelidikan, akhirnya polisi mengendus keberadaan pelaku. Para pelaku dan barang buktinya yang digunakan untuk melakukan penganiayaan disita polisi.

"Jadi dua pelaku dan puluhan teman-temannya ini memiliki nama geng dengan sebutan asmara kacau. Tapi yang terlibat langsung melakukan penganiayaan ada dua orang, kalau yang lain hanya melihat saja," jelasnya.

Andrie mengimbau, dengan adanya kejadian ini diharapkan masyarakat agar bisa lebih berwaspada. Jika terjadi kasus pengeroyokan, warga diminta untuk langsung melaporkan ke pihak yang berwajib.

"Segera hubungi kita, agar pelaku bisa langsung kita amankan, guna menciptakan masyarakat yang aman," pungkasnya. [cob]