Kerugian akibat banjir di Mukomuko capai Rp2,5 miliar

Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Mukomuko, Provinsi Bengkulu, menyebutkan kerugian akibat banjir yang melanda daerah ini, sejak beberapa hari yang lalu, mencapai Rp2,5 miliar.

Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah Kabupaten Mukomuko Ramdani, di Mukomuko, Senin mengatakan Kerugian tersebut akibat kerusakan infrastruktur jalan, fasilitas umum, hingga rumah warga yang hanyut.

"Untuk sementara perkiraan kerugian akibat banjir sebesar Rp2,5 miliar, tetapi kerugian akibat banjir sebesar itu belum rinci. Ada Tim Kaji Kebutuhan Kerugian pascabanjir yang akan menghitungnya," ujarnya.

Ia menjelaskan, akibat banjir sebanyak sebanyak 432 keluarga di daerah ini terdampak, tempat pelelangan ikan (TPI) terendam, dua perahu nelayan hanyut, dua unit alat tangkap ikan rusak, dua perahu rusak berat, dan satu perahu rusak sedang, dan satu rumah hanyut.

Sebanyak 432 keluarga tersebut tersebar di lima kecamatan di daerah ini, yakni sebanyak 22 keluarga di Desa Semundam, 95 keluarga di Desa Air Buluh, 74 keluarga di Desa Pulau Makmur, 36 keluarga di Desa Pulau Baru.

Kemudian sebanyak 33 keluarga di Desa Pondok Kopi, tujuh keluarga di Desa Pasar Ipuh, lima keluarga di Desa Dusun Pulau, 38 keluarga di Desa Talang Rio,12 keluarga di Desa Air Rami, 105 keluarga di Desa Pondok Batu, dan lima keluarga di Kecamatan Lubuk Pinang.

Namun dari sebanyak 432 keluarga warga setempat yang terdampak banjir tersebut, katanya, sebanyak 110 keluarga di Desa Pondok Batu, Kecamatan Kota Mukomuko dan Kecamatan Lubuk Pinang belum menerima bantuan sembako dari pemerintah.

Ia mengatakan, pemerintah setempat telah menyalurkan bantuan berbagai bahan pokok kepada sebanyak 322 keluarga yang tersebar di tiga kecamatan di daerah ini.

"Masih ada 105 keluarga di Desa Pondok Batu dan lima keluarga di Kecamatan Lubuk Pinang yang belum menerima bantuan logistik bencana dari pemerintah setempat," ujarnya.

Ia mengatakan, pemerintah akan memberikan bantuan berupa beras, makanan siap saji, lauk pauk siap saji, makanan anak, matras, kasur, selimut, sandang bayi, sandang dewasa, dan pembalut wanita.

Baca juga: Ratusan rumah di Mukomuko terendam banjir

Baca juga: Mukomuko bangun jalan darurat pengganti jalan amblas

Baca juga: Pemkab Mukomuko tetapkan status darurat bencana banjir