Kerumunan di McDonald's Medan, Ini Respons Wali Kota Bobby Nasution

·Bacaan 1 menit

VIVA – Pemerintah Kota (Pemko) Medan belum ada rencana melakukan penutupan gerai McDonald's di Jalan SM Raja, Kota Medan, Sumatera Utara yang sempat terjadi kerumuman orang mengantre untuk membeli BTS Meal, Rabu, 9 Juni 2021.

Hal itu diungkapkan oleh Wali Kota Medan Muhammad Bobby Afif Nasution ?kepada wartawan di Kota Medan, Jumat, 11 Juni 2021 siang. Ia menjelaskan setiap terjadi kerumunan, pihak Pemko Medan bersama jajaran langsung melakukan pembubaran.

"McD sudah lakukan tindakan, ada kerumunan langsung kita bubarkan. Tapi, bukan di Medan saja, tapi seluruh Indonesia," ujar Bobby Nasution.

Disinggung soal sanksi yang akan diberikan Pemko Medan kepada manajemen McDonald's terkait kerumunan di tengah pandemi COVID-19, Bobby Nasution menjelaskan, sanksi yang diberikan jangan sampai memberikan dampak bagi pelaku usaha.

"Ini sampaikan pemutusan penyebaran COVID-19 dan ekonomi harus berjalan beriringan. Yang penting tidak terjadi lagi kerumunan," ujar menantu Presiden Joko Widodo itu.

Bobby Nasution mengatakan, akibat terjadi kerumunan dalam antrean menu baru dari kolaborasi dengan boy band asal Korea Selatan itu. Saat ini, McDonald's dalam pengawasan Pemko Medan. Hal itu bertujuan agar hal serupa tidak terulang kembali.

"Kerumunan kita bubarkan, ke depannya apabila masih juga (terjadi kerumunan), kita ada tiga, teguran, peringatan, dan terakhir kita tutup. Jadi, kita tidak langsung tutup?," ujar suami Kahiyang Ayu itu.

?Sebelumnya, terjadi kerumunan di gerai McDonald's Jalan SM Raja Medan. Antrean untuk mendapatkan BTS Meal itu didominasi driver ojek online. Kerumunan langsung dibubarkan oleh pihak Kecamatan Medan Kota dan Polsekta Medan Kota.

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel