Kerusakan Akibat Gempa Hanya di Kabupaten Sukabumi

Bandung (ANTARA) - Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Jawa Barat Sigit Ujuwalaprana menyatakan kerusakan dan kerugian material akibat kejadian gempa bumi 6,1 SR hanya di wilayah Kabupaten Sukabumi.

"Laporan terakhir dampak kerusakan akibat gempa bumi 6,1 SR yang terjadi semalam hanya di wilayah Kabupaten Sukabumi, daerah lainnya tidak ada kerusakan akibat kejadian itu," kata Sigit Ujuwalaprana ketika dihubungi ANTARA dari Bandung, Selasa.

Menurut Sigit, laporan kerusakan akibat gempa bumi di Sukabumi itu sebanyak 29 rumah rusak berat, 37 rusak sedang dan 37 rusak ringan.

"Tidak ada korban jiwa dari kejadian semalam, hanya dua orang warga mengalami luka ringan dan sudah diatasi," kata Sigit.

Gempa bumi yang berpusat di Samudera Indonesia atau di barat daya Sukabumi terjadi pada pukul 18.18 WIB dengan kekuatan 6,1 SR.

Selain di Sukabumi, guncangan gempa bumi itu dirasakan juga di Jakarta, Cianjur, Bandung, Garut, Tasikmalaya dan Ciamis meski dengan intensitas yang lebih rendah.

"Kabupaten Sukabumi dan juga Jabar bagian selatan memang merupakan kawasan rawan gempa bumi karena dekat dengan lempeng akting terutama di barat daya Sukabumi," kata Sigit.

Untuk membantu penanggulangan bencana alam di kawasan itu, BPBD Jabar menerjunkan dua tim untuk bergabung dengan tim BPBD Kabupaten Sukabumi. Tim itu juga membawa kebutuhan logistik bagi warga yang rumahnya rusak.

"Sementara itu warga yang rumahnya rusak sedang dan rusak berat mengungsi di rumah kerabatnya, selanjutnya kami akan melakukan pendataan dan verifikasi bangunan yang rusak untuk selanjutnya melakukan langkah penanganan, termasuk membantu pembangunan rumah itu," kata Sigit.

Terkait dukungan logistik bagi warga korban gempa bumi itu, menurut Sigit akan dilakukan sesuai dengan kebutuhan.

"Dalam dua tiga hari ke depan logistik akan dipasok untuk membantu mereka," katanya menambahkan.(rr)


Memuat...
PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Bila menemukan komentar bermuatan menghina atau spam, berikan jempol bawah, tanda Anda tak menyukai muatan komentar itu. Komentar yang baik, berikan jempol atas.


Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Hargai pembaca lain dengan berbahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.


Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.