Kerusuhan Pecah, Uzbekistan Umumkan Keadaan Darurat Nasional

Merdeka.com - Merdeka.com - Uzbekistan mengumumkan darurat nasional selama sebulan di daerah otonomi Karakalpakstan setelah berlangsung unjuk rasa.

Darurat nasional ini ditetapkan dan juga ditandatangani Presiden Shavkat Mirziyoyev setelah demonstrasi terkait amandemen konstitusi yang diusulkan pemerintah atas status otonomi daerah Karakalpakstan.

Menurut perintah resmi, darurat nasional akan berlangsung dari 3 Juli sampai 2 Agustus, dikutip dari laman Anadolu, Senin (4/7).

Darurat nasional ini akan membatasi alur masuk dan keluar warga dari provinsi Karakalpakstan dan semua kegiatan publik dilarang.

Diberlakukan juga pembatasan sementara untuk menjaga ketertiban publik seperti membatasi masuknya kendaraan dan pemeriksaan individu.

Presiden Mirziyoyev mengunjungi ibu kota Karakalpakstan, Nukus, di mana para pengunjuk rasa berusaha merangsek ke dalam kantor pemerintahan dan mengumumkan perubahan terkait status Karakalpakstan tidak akan diubah.

"Penting untuk membiarkan draf norma status hukum Republik Karakalpakstan tidak berubah," jelasnya seraya menambahkan bahwa "kita pasti akan membangun Uzbekistan baru dan Karakalpakstan baru bersama-sama." [pan]

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel