Kesadaran Masyarakat Tinggi, Penyebaran COVID-19 di Banjarmasin Landai

·Bacaan 2 menit

VIVA - Kasus penyebaran COVID-19 di Kota Banjarmasin, Kalimantan Selatan terpantau melandai di mana pada Jumat kemarin hanya bertambah satu kasus, hingga total keseluruhan sebanyak 9.337 kasus.

"Kesadaran masyarakat Banjarmasin untuk taat protokol kesehatan bisa dibilang sudah 80 persen, hingga penambahan kasus COVID-19 melandai, hari ini cuma satu," ujar Kepala Dinas Sosial Kota Banjarmasin Machli Riyadi di Banjarmasin, seperti dikutip dari Antara, Sabtu, 26 Juni 2021.

Dia menyampaikan, total kasus COVID-19 dengan kesembuhan tidak berjarak jauh lagi, dalam beberapa hari ini, di mana hingga hari ini sesuai data yang dirilis Dinkes Provinsi Kalsel, total yang sudah sembuh sebanyak 9.014 orang.

"Kalau dikalkulasi dengan yang sudah meninggal dunia sebanyak 210 orang, artinya kasus aktif saat ini tinggal 113 orang yang dirawat dan isolasi mandiri," tutur Machli Riyadi.

Baca juga: Satgas: Aksi Bela Habib Rizieq Berpeluang Menularkan COVID-19

Menurut dia, daya tahan tubuh bisa terbentuk dua cara, bisa alami maupun buatan. Tidak menuntut kemungkinan banyak yang terinveksi COVID-19, namun karena tidak bergejala, hingga tidak diketahui dan dapat sembuh sendiri.

"Mungkin di Banjarmasin bisa demikian, kita tidak tahu, moga semua selalu waspada dan taat juga disiplin protokol kesehatan, hingga kasus COVID-19 di kota kita tidak sampai melonjak lagi," ujarnya.

Dia juga berharap, warga tidak berpergian ke luar daerah yang tinggi kasus COVID-19 saat ini, khususnya di daerah Jakarta dan provinsi lainnya di Pulau Jawa.

"Sementara ini bersabarlah untuk tidak berpergian ke luar kota, demi keselamatan diri dan keluarga juga orang sekitar," tuturnya.

Machli Riyadi berharap, warga Kota Banjarmasin juga menaati penerapan pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) skala mikro yang diterapkan hingga 28 Juni 2021.

"Satgas COVID-19 juga terus mengingatkan itu, hingga ke tingkat kelurahan bahkan RT dan RW," tutur Machli Riyadi.

Pihaknya juga terus menggalakkan program vaksinasi COVID-19, khususnya bagi warga lanjut usia dan pra lanjut usia, yakni usia 50 tahun ke atas.

Sebagaimana ditargetkan, sasaran program vaksinasi COVID-19 bagi lansia usia di atas 60 tahun sebanyak 55.720 orang. (Ant)

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel