Kesaksian Korban Selamat, Detik-Detik Runtuhnya Jembatan di India Tewaskan 141 Orang

Merdeka.com - Merdeka.com - Jembatan gantung di Morbi, negara bagian Gujarat, India, ambruk pada Minggu (30/10) malam, menewaskan sedikitnya 141 orang. Menurut pejabat setempat, korban tewas sebagian besar perempuan, anak-anak, dan lansia.

Seorang pria muda yang selamat dari insiden itu menceritakan detik-detik sebelum jembatan ambruk. Dia berada di jembatan itu bersama adik perempuannya yang berusia enam tahun. Dia tak bisa menahan sedihnya karena tidak bisa menemukan adiknya sampai saat ini.

"Kami sedang berdiri di atas jembatan. Ada ratusan orang," jelas pria muda yang tidak disebutkan namanya ini, dikutip dari BBC, Senin (31/10).

"Saya naik jembatan ini pertama kalinya. Saya dan adik saya sedang foto-foto dengan ponsel kami dan tiba-tiba jembatannya ambruk."

"Saya dan adik saya tercebur ke air. Saya selamat tapi adik saya masih hilang," ujarnya sembari tersedu.

Dia mencari adiknya sejak Minggu malam.

"Saya pergi ke rumah sakit umum, mencari di mana-mana. tapi adik saya tidak ketemu."

Jayeshbhai juga sedang mencari temannya, Rajesh yang masih hilang. Dia terus mencari sampai Senin pagi.

"Saya cari dia di rumah sakit, dan saya meminta bantuan petugas, tapi jawaban yang saya dapat hanya 'upaya (pencarian) sedang berlangsung'. Saya tidak mendapat jawaban yang jelas (apa yang sudah dilakukan untuk menemukan Rajesh) dari siapapun," jelasnya kepada BBC Gujarat.

Keluarga Rajesh, lanjutnya, masih berharap Rajesh selamat. Jayeshbhai mengatakan seharusnya ada pemeriksaan yang cukup sebelum jembatan itu dibuka lagi setelah enam bulan ditutup untuk perbaikan. Jembatan yang dibangun pemerintah kolonial Inggris seratus tahun yang lalu itu ambruk hanya beberapa hari setelah dibuka kembali.

Setelah informasi jembatan ambruk menyebar, penduduk setempat bergegas menuju TKP dan berusaha menyelamatkan warga.

"Ketika kami mendengar beritanya, kami segera mengambil tali dan bergegas ke TKP. Ketika saya sampai di sana, 50 sampai 60 orang bergelantungan di atas jembatan yang ambruk itu," kata salah seorang warga, Rameshbhai Jilaria.

Jilaria mengatakan dia dan warga lainnya menarik sekitar 15 mayat dari sungai dengan menggunakan tali.

"Tiga mayat (yang kami tarik) anak-anak kecil," ujarnya.

Seorang saksi mata, Subhashbhai mengatakan insiden terjadi ketika dia dan teman-temannya sedang duduk di dekat jembatan sepulang kerja.

"Ada suara keras jembatan yang ambruk. Kami segera ke lokasi dan mulai menyelamatkan orang-orang," ujarnya.

"Beberapa orang berenang tapi yang lainnya tenggelam."

"Kami mulai menarik anak-anak kecil dulu. Lalu dengan bantuan pipa, kami berusaha menyelamatkan yang dewasa," jelasnya.

"Kami menarik sembilan orang dari dalam air dan menemukan dua mayat."

Berikut video saat jembatan itu roboh dan orang-orang berusaha menyelamatkan diri:

[pan]