Kesaksian Sekuriti Dengar Suara Letusan dari Rumah Kadiv Propam Ferdy Sambo

Merdeka.com - Merdeka.com - Sebuah rumah di Kompleks Polri No 46 RT 5/RW 1, Duren Tiga Jakarta Selatan jadi perhatian publik baru-baru ini. Rumah dinas pejabat Polri itu biasa dihuni oleh Kadiv Propam Polri, Irjen Ferdy Sambo dan keluarga.

Sore hari sebelum matahari terbenam, Marzuki seorang sekuriti sedang berjaga di pos seorang diri. Tiba-tiba terdengar suara keras dari rumah itu. Diketahui, di rumah itu terjadi insiden baku tembak yang menewaskan satu polisi.

"Duar," bunyi terdengar keras dari dari rumah dinas Ferdy Sambo.

Rumahnya dengan pos berjarak sekira 50 meter. Marzuki mengira bunyi bersumber dari petasan yang dinyalakan menjelang hari raya Iduladha.

"Saya kan dengarnya kaya suara petasan, saya kira kan memang mau takbiran itu toh, kan memang sebagian takbiran itu, ada yang tanggal 10 ada yang tanggal itu," kata Marzuki kepada wartawan, Selasa (12/6).

Marzuki tak ingat berapa kali bunyi petasan melintas di telingganya. Karena memang, Kompleks Polri punya tradisi setiap hari-hari besar seperti tahun baru idulfitri atau Iduladha petasan selalu menyala.

"Ada beberapa cuma jumlahnya kita enggak ngeh karena kita juga oh ada petasan kirain takbiran. Karena tradisi komplek sini malam takbir malam tahun baru itu nyalain petasan," ucap dia.

Marzuki menyadari ada hal yang tak beres begitu banyak kepolisian datang. Di tambah lagi, banyak pewarta yang memberitakan situasi di rumah tersebut.

"Tahu-tahu polisi banyak," ujar dia.

Ferdy Sambo diketahui jarang menepati rumah dinas. Hanya sesekali, ia datang untuk sekadar menengok kondisi rumah.

"Bapak jarang, ibu jarang, cuma memang kadang-kadang ke sini. Yang jaga rumah ada, sesekali saja (Sambo) nengok ya namanya rumah takut ada kerusakan," tandas dia.

Reporter: Ady Anugrahadi

Sumber: Liputan6.com [eko]

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel