Kesalahan Gila yang Jadi Sebab Keterpurukan Liverpool

Riki Ilham Rafles
·Bacaan 1 menit

VIVALiverpool masih berada di urutan keenam klasemen sementara Premier League. Butuh perjuangan ekstra hingga akhir musim untuk bisa kembali ke empat besar.

Sebagai juara bertahan Premier League musim lalu, Liverpool bisa dikatakan terus menurun. Karena mereka melempem sejak memasuki 2021.

Manajer Liverpool, Juergen Klopp mengatakan penurunan performa ini tak lepas dari kesalahan gila yang dibuat oleh individu pemain. Anak asuhnya membiarkan lawan dengan mudah mencetak gol.

"Lawan biasanya tidak membutuhkan banyak peluang melawan kami karena kami membuat kesalahan besar. Kesalahan gila yang hampir bisa digambarkan sebagai slapstick," kata Klopp, dikutip dari Tribal Football.

Padahal menurut dia, statistik Liverpool dalam melancarkan serangan dan membuat peluang ke gawang lawan masih tinggi. Mereka berada di bawah Manchester City di Premier League.

Sayangnya, penyelesaian akhir Liverpool tidak maksimal. Mereka cuma bisa menyarangkan 48 gol ke gawang lawan dari 29 pertandingan yang telah dilalui.

"Di sisi lain, kami menciptakan banyak peluang, dalam gol yang diharapkan. Kami masih berada di urutan kedua di belakang Manchester City di Premier League," tutur Klopp.

"Tapi jauh dari mereka dalam hal yang benar-benar kami cetak. Masalah ini telah berlangsung selama musim ini," imbuhnya.

Yang paling buruk lagi dari catatan Liverpool musim ini adalah rekor kebobolan di Premier League. Mereka sudah 36 kali dibobol oleh lawan.

Di sisa sembilan pertandingan musim ini, Klopp harus bisa menaikkan performa anak asuhnya. Karena incarannya adalah lolos ke Liga Champions musim depan.